ESDM Respons Pemadaman Bergilir di Jawa, Sebut Tak Ada Masalah Pasokan Batu Bara

Mela Syaharani
12 Juni 2026, 15:12
pembangkit, esdm, pln
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Nelayan berada di atas perahunya yang bersandar di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambaklorok di Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). Kementerian ESDM mencatat realisasi bauran energi u dan terukan (EBT) sepanjang 2025 mencapai 15,75 persen atau meningkat 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total kapasitas terpasang pembangkit listrik berbasis EBT mencapai 15.630 Megawatt (MW).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan jumlah hari operasi (HOP) pembangkit listrik di Indonesia saat ini dalam kondisi cukup. Hal ini merespons adanya pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir.

“Kemarin ada pertemuan Menteri ESDM dengan PLN, secara umum tidak ada (masalah pasokan batu bara ke pembangkit). Sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan batu bara untuk PLN,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika  saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (12/6).

Dia menyebut Kementerian ESDM bersama PLN saat ini masih terus berkoordinasi untuk menangani masalah kelistrikan tersebut. Kedua pihak juga akan kembali menggelar rapat terkait hal ini, namun dia tidak merincikan lebih lanjut terkait lokasi ataupun waktu rapat.

Erani menyebut sejauh ini tidak ada potensi HOP pembangkit di Indonesia berada di bawah 5 hari, seperti yang pernah terjadi pada 2022. “Insya allah tidak (terjadi), Pak Menteri ESDM kan sudah menyampaikan pernyataan,” ujarnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengakui memang terjadi pemadaman secara bergilir. Namun dia membantah hal ini disebabkan karena masalah pasokan batu bara untuk pembangkit listrik. Dia mengatakan pemadaman ini terjadi karena ada beberapa masalah mesin PLN.

“Kalau dikatakan batu bara langka itu tidak benar, karena kami sudah memberi penugasan (DMO batu bara untuk PLN) 170 juta ton. Memang ada masalah di beberapa mesin PLN, akan kami selesaikan secepatnya,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (11/6).

Tanggapan PLN

PT PLN (Persero) sebelumnya mengatakan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir terjadi karena kendala operasional.  Meski demikian, mereka tak menjelaskan apa jenis kendala yang dimaksud.

“PLN menyampaikan saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto kepada Katadata, Kamis (11/6).

Gregorius juga mengatakan PLN berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Selain masalah pemadaman listrik, PLN juga menepis kabar terjadinya blackout atau pemadaman listrik secara menyeluruh atau dalam cakupan luas.

“PLN menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi. PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” ujarnya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...