ESDM Respons Pemadaman Bergilir di Jawa, Sebut Tak Ada Masalah Pasokan Batu Bara
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan jumlah hari operasi (HOP) pembangkit listrik di Indonesia saat ini dalam kondisi cukup. Hal ini merespons adanya pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir.
“Kemarin ada pertemuan Menteri ESDM dengan PLN, secara umum tidak ada (masalah pasokan batu bara ke pembangkit). Sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan batu bara untuk PLN,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (12/6).
Dia menyebut Kementerian ESDM bersama PLN saat ini masih terus berkoordinasi untuk menangani masalah kelistrikan tersebut. Kedua pihak juga akan kembali menggelar rapat terkait hal ini, namun dia tidak merincikan lebih lanjut terkait lokasi ataupun waktu rapat.
Erani menyebut sejauh ini tidak ada potensi HOP pembangkit di Indonesia berada di bawah 5 hari, seperti yang pernah terjadi pada 2022. “Insya allah tidak (terjadi), Pak Menteri ESDM kan sudah menyampaikan pernyataan,” ujarnya.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengakui memang terjadi pemadaman secara bergilir. Namun dia membantah hal ini disebabkan karena masalah pasokan batu bara untuk pembangkit listrik. Dia mengatakan pemadaman ini terjadi karena ada beberapa masalah mesin PLN.
“Kalau dikatakan batu bara langka itu tidak benar, karena kami sudah memberi penugasan (DMO batu bara untuk PLN) 170 juta ton. Memang ada masalah di beberapa mesin PLN, akan kami selesaikan secepatnya,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (11/6).
Tanggapan PLN
PT PLN (Persero) sebelumnya mengatakan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir terjadi karena kendala operasional. Meski demikian, mereka tak menjelaskan apa jenis kendala yang dimaksud.
“PLN menyampaikan saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto kepada Katadata, Kamis (11/6).
Gregorius juga mengatakan PLN berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Selain masalah pemadaman listrik, PLN juga menepis kabar terjadinya blackout atau pemadaman listrik secara menyeluruh atau dalam cakupan luas.
“PLN menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi. PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” ujarnya.
