Pertamina Turunkan Harga LPG 12 Kg jadi Rp 220 Ribu

Mela Syaharani
15 Juli 2026, 08:43
LPG
Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja membongkar muat tabung gas elpiji 12 kilogram di distributor gas nonsubsidi di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (20/4/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pertamina Patra Niaga menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) alias elpiji nonsubsidi produk Bright Gas. Kebijakan itu berlaku efektif mulai Selasa, 14 Juli 2026.

Penyesuaian harga itu menjadi bagian dari evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan dinamika pasar. “Penyesuaian harga Bright Gas ini tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku," kata  Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam siaran pers, Rabu (15/7).

Melalui evaluasi tersebut, harga Bright Gas mengalami penurunan sebagai berikut:

  • Bright Gas 12 kg turun Rp 8.000 atau 3,5%, dari Rp 228.000 menjadi Rp 220.000 per tabung.
  • Bright Gas 5,5 kg turun Rp 4.000 per tabung, dari Rp 107.000 menjadi Rp 103.000 per tabung.

Pertamina menyebut tarif di atas merupakan harga jual agen Bright Gas untuk Wilayah Pulau Jawa yang berlaku efektif mulai 14 Juli 2026. Harga di wilayah lain dapat berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.

"Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," ujar Kitty.

Harga Sebelumnya Naik 20%

Pada April lalu, PT Pertamina Patra Niaga sempat menaikkan harga LPG nonsubsidi  ukuran 12 kg dari Rp 192 ribu per tabung menjadi Rp 228 ribu per tabung. Kenaikan harga elpiji kala itu merupakan yang pertama kalinya sejak 2023. 

Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga Rp 228 ribu untuk LPG 12 kg berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Sementara provinsi lainnya mengalami penyesuaian harga berdasarkan biaya distribusi menuju wilayah masing-masing. 

Harga LPG nonsubsidi jenis 5,5 kg pada waktu itu juga naik 18,89% dari Rp 90 ribu per tabung menjadi Rp 107 ribu per tabung. Harga itu berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Harga LPG 5,5 kg juga mengalami penyesuaian harga di wilayah lainnya berdasarkan biaya distribusi, yang  mulai berlaku per 18 April 2026. Penyesuaian harga LPG nonsubsidi ini merupakan kali pertama sejak November 2023. 

Pada November 2023, Pertamina menurunkan harga LPG 12 kg sebesar Rp 12.000 menjadi Rp 192.000 per tabung.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...