Lebih dari Sekadar Smelter: Cerita di Balik Kolaborasi Tiga Negara

Tim Publikasi Katadata
27 Juli 2026, 13:25
Proyek PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), hasil kerja sama PT Vale Indonesia, GEM Co., Ltd. dari Tiongkok, dan EcoPro dari Korea Selatan.
Istimewa
Proyek PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), hasil kerja sama PT Vale Indonesia, GEM Co., Ltd. dari Tiongkok, dan EcoPro dari Korea Selatan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya proteksionisme perdagangan, dan kebutuhan akan rantai pasok yang tangguh menjadikan kolaborasi lintas negara sebagai fondasi industri baterai masa depan. 

Model kolaborasi tersebut kini hadir di Indonesia melalui proyek PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), hasil kerja sama PT Vale Indonesia, GEM Co., Ltd. dari Tiongkok, dan EcoPro dari Korea Selatan. 

Tonggak terbaru proyek ini ditandai dengan keberhasilan pemasangan autoclave High Pressure Acid Leach (HPAL) berkapasitas 1.268 meter kubik pada Rabu (22/7).

BNSI memadukan keunggulan Indonesia sebagai pemasok nikel, teknologi HPAL dan ekonomi sirkular dari Tiongkok, serta keahlian manufaktur Korea Selatan. 

“Kolaborasi ini memadukan tiga kekuatan utama industri masa depan, yaitu praktik pertambangan yang bertanggung jawab, teknologi HPAL kelas dunia, serta akses menuju rantai pasok baterai kendaraan listrik global,” kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, dalam keterangan resmi, Senin (27/7).

Chairman GEM Prof. Xu Kaihua menambahkan proyek ini akan memperdalam kerja sama strategis sekaligus mempercepat pembangunan International Green Industrial Park (IGIP).

Lebih dari sekadar smelter, BNSI menjadi model baru hilirisasi yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik global.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...