Harga Avtur Bandara Soekarno-Hatta Naik 6,5% per September 2026
PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar pesawat jenis avtur untuk penerbangan domestik periode September 2026. Di Bandara Soekarno Hatta (CGK), harga avtur bulan ini ditetapkan sebesar Rp 22.471 per liter. Naik 6,49% dari harga periode sebelumnya Rp 21.102 per liter.
Tak hanya Soetta, kenaikan harga avtur juga terjadi di beberapa bandara lainnya, seperti Bandara Juanda di Surabaya hingga Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.
Juli lalu, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora mengatakan, penyesuaian harga avtur menjadi bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku. Penetapan harga diputuskan dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal, serta daya beli dan perekonomian masyarakat.
Harga avtur sempat turun dalam tiga bulan terakhir, sebelum akhirnya kembali naik pada periode bulan ini. Kenaikan harga avtur sebelumnya terjadi pada April dan Mei 2026.
Pada Juni, perusahaan menyampaikan penyesuaian harga avtur memang dilakukan secara berkala setiap bulan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Perhitungannya mengacu pada rata-rata (average) harga publikasi internasional dalam satu periode dengan referensi utama Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet sebagai acuan bahan bakar pesawat di kawasan.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang transparan dan mengikuti dinamika pasar energi global.
“Penyesuaian harga avtur ini dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM, serta mempertimbangkan perkembangan harga energi global. Ketika harga energi global bergerak turun, maka penyesuaian tersebut akan terefleksikan pada harga avtur sesuai mekanisme yang berlaku,” ungkap Roberth dalam siaran pers, dikutip Selasa (2/6).
Saat ini, Pertamina Patra Niaga melayani kebutuhan avtur nasional melalui 72 aviation fuel terminal (AFT) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk bandara-bandara utama strategis maupun bandara perintis.
Berikut harga avtur di beberapa bandara per 1 September 2026 (setelah pajak):
- Harga avtur di Soekarno-Hatta naik dari Rp 21.102 per liter menjadi Rp 22.471 per liter.
- Harga avtur di Ngurah Rai (DPS) naik dari Rp 21.926 per liter menjadi Rp 23.350 per liter.
- Harga avtur di Kualanamu (KNO) naik dari Rp 21.670 per liter menjadi Rp 23.083 per liter.
- Harga avtur di Juanda (SUB) turun dari Rp 21.825 per liter menjadi Rp 23.239 per liter.
- Harga avtur di Sultan Hasanuddin (UPG) turun dari Rp 21.948 per liter menjadi Rp 23.373 per liter.
