Pembangunan Sarana Penunjang G20 Dipercepat, Termasuk Toilet Premium

Image title
Oleh Maesaroh
22 Februari 2022, 15:31
G20, KTT G20, KTT G20 Bali, G20 Bali Summit, KatadataG20, infrastruktur, KemenPUPR
Kementerian PUPR
Pembangunan infrastruktur penunjang KTT G20 di Bali

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang acara KTT G20 di Bali, termasuk tempat berfoto kepala negara dan toilet.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung tersebut meliputi preservasi jalan dan jembatan, penataan Kawasan Mangrove Tahura (taman hutan raya), dan rehabilitasi Waduk Nusa Dua Bali.

Seluruh kegiatan peningkatan infrastruktur pendukung KTT G20 ini ditargetkan selesai pada Juli 2022, sehingga sudah dapat digunakan pada Oktober 2022.

“Bali akan dibuat lebih ramah lingkungan melalui kegiatan pembenahan infrastuktur kawasan yang didukung dengan penghijauan yang masif," kata Basuki, dalam keterangan resmi, Selasa (22/2).

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, Indonesia memiliki beberapa spesies mangrove yang tidak ada di negara lain.

Karena itulah, Kawasan Mangrove Tahura bisa menjadi showcase yang bisa ditunjukkan kepada tamu G20.

“Pada kesempatan KTT G20 di Bali ini akan kita tunjukkan kepada kepala-kepala negara yang hadir, spesies mangrove khas Indonesia dan pembibitannya," tutur Diana.

 Lingkup pekerjaan pada Penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai antara lain, pembangunan toilet premium, monumen G20 presidency, area plaza dan viewing deck untuk media, area foto kepala negara dan pengaman.

Juga, pembibitan dan penyemaian sisi timur estuary DAM, pondasi dan plat untuk penambahan area pembibitan sisi timur estuary DAM, bangunan wantilan, tracking mangrove, area MIC (ticketing, viewing deck tanjung benoa, tracking pejalan kaki, kantor penerima),  dan area parkir di sekitar Waduk Muara berkapasitas 240 mobil.

Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR, Airlangga Mardjono mengatakan, kawasan mangrove yang bersebelahan dengan Waduk Muara Nusa Dua memiliki sumber air baku dengan kapasitas 500 liter/detik untuk mensuplai kawasan Kuta, Nusa Dua, dan Tanjung Benoa.

Untuk mendukung KTT G20, selain mempercantik kawasan waduk, Kementerian PUPR membangun saluran pengarah untuk menghindari masuknya sampah ke dalam waduk.

"Selain itu di sebelah sisi timur kami membangun Embung Sanur yang menjadi satu kesatuan dengan taman landscape mangrove," tutur Airlangga Mardjono.

 Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan, Ditjen Bina Marga Akhmad Cahyadi mengatakan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim - Bali tengah melakukan preservasi pada sembilan ruas jalan dan jembatan di koridor Jalan Nasional sepanjang 28,86 km.

Pekerjaan terbagi dalam dua paket, yaitu Paket I meliputi tujuh ruas jalan dengan total panjang 22,36 Km.

Ruas tersebut membentang dari Pesanggaran - Gerbang Benoa-Kuta - Tugu Ngurah Rai- Nusa Dua-Sanur.

Kegiatan pada Paket II yakni peningkatan jalan Sp. Siligita - Kempinski, showcase (jalan dalam kawasan) mangrove sepanjang 6,5 km.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...