Menhub Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru

Tia Dwitiani Komalasari
23 Desember 2022, 15:44
Awan gelap terlihat dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (22/12/2022). Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta sejumlah provinsi waspada terhadap potensi cuaca ekstrem saat libur Natal dan Tahun Baru 2023 karena adanya emp
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc.
Awan gelap terlihat dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (22/12/2022). BMKG meminta sejumlah provinsi waspada terhadap potensi cuaca ekstrem saat libur Natal dan tahun baru 2023.

Badan Meteorologi dan Klimatologi atau BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kejadian tersebut yang bersamaan dengan masa libur Natal dan tahun baru atau nataru.

“Kami telah berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB untuk mengantisipasi potensi cuaca yang tidak bersahabat pada akhir tahun. Pada 2020 ada masalah banjir di jalur tol,” ujar Budi saat memantau jalur tol Jakarta – Cikampek, Jumat (23/12). "Untuk itu saya mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Kalau tidak terlalu penting untuk bepergian, sebaiknya rekreasi di Jakarta saja."

Advertisement

Kemenhub juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian, Kementerian PUPR, Jasa Marga, dan unsur terkait lainnya untuk menyiapkan antisipasi kepadatan dan menanggulangi risiko banjir. Untuk menanggulangi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir di jalan tol, upaya yang dilakukan yaitu membuat gorong-gorong dan melakukan rekayasa pembuatan hujan.

Sementara untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas telah disiapkan pemberlakukan manajemen rekayasa lalu lintas seperti one way atau contra flow.

“Korlantas Polri memiliki kewenangan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di lapangan. Namun saya minta rekan-rekan kepolisian juga memperhatikan dampak yang akan terjadi di cabang-cabang jalan lainnya dan jalur di arah balik,” ucap Budi.

Waspada Banjir

Jalur Tol Jakarta, Cikampek hingga Semarang, menjadi salah satu titik krusial kepadatan di masa libur Natal dan tahun baru. Pemantauan jalur tol dilakukan Menhub melalui helikopter dari Halim, Jakarta sampai ke Cikampek. Setiba di Cikampek, Menhub melakukan rapat koordinasi di kantor Jasa Marga, Km 71b, Cikampek Utama.

Sejumlah jalur tol baru yang perlu diantisipasi terjadi kepadatan yaitu Cisumdawu dan Jakarta Cikampek 2. Beberapa titik jalan juga menjadi perhatian karena berpotensi terjadi banjir seiring cuaca ekstrem di akhir tahun yaitu di Km 136, Km 151, dan jalan nasional di Jembatan Sungai Cipunegara, Subang.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement