Kemenhub Berikan Subsidi Tarif Penerbangan ke Pulau Enggono Bengkulu

Tia Dwitiani Komalasari
14 Januari 2023, 15:47
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi pelabuhan perintis di Pulang Enggano, Bengkulu, Sabtu (14/1)
Humas Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi pelabuhan perintis di Pulang Enggano, Bengkulu, Sabtu (14/1)

Kementerian Perhubungan memberikan subsidi penerbangan ke Pulau Enggono sehingga tarifnya lebih terjangkau. Pemerintah juga tengah mengembangkan Pelabuhan Enggono sehingga  kapal lebih besar bisa berlabuh.

“Kami bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana transportasi di Enggano,” ujar Budi saat melakukan tinjauan ke salah satu pulau terluar di Indonesia yaitu Pulau Enggano, di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Sabtu (14/1).

Dia mengatakan, akses menuju Bandara Enggano bisa melalui Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan maskapai Susi Air. Layanan penerbangan ini tersedia dua kali dalam seminggu, yakni tiap Selasa dan Kamis.

Kemenhub setiap tahunnya memberikan subsidi penerbangan perintis untuk rute Enggano - Bengkulu PP yang dilayani oleh maskapai Susi Air. Dengan adanya subsidi, tarif penerbangan rute Bengkulu-Enggano menjadi cukup terjangkau yaitu sebesar Rp 306.920. Sementara tarif penerbangan untuk rute Enggano-Bengkulu Rp. 255.320.

Transportasi Laut

Selain udara, pulau Enggono dapat dapat diakses melalui laut. Enggano memiliki dua pelabuhan yaitu Pelabuhan Malakoni dan Pelabuhan Penyeberangan Kahyapu.

Saat ini, Kemenhub tengah menambah panjang dermaga Pelabuhan Malakoni dari 70m menjadi 100m. Pembangunan ditargetkan selesai pada 2023. Dengan penambahan dermaga, pelabuhan ini mampu disandari kapal dengan ukuran yang lebih besar hingga 3.000 gross ton atau GT.

“Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun dengan paradigma Indonesia sentris. Kita ingin Enggano dapat terhubung dengan baik seperti daerah lainnya,” ujar Menhub.

Akses melalui transportasi laut dapat dilakukan melalui pelabuhan Pulau Bau Bengkulu - ke Pelabuhan Malakoni dan Dari Pulau Bay Bengkulu ke Pelabuhan Kahyapu, berjarak sekitar 90 mil dengan waktu tempuh 12 jam. Pelabuhan Malakoni melayani penyeberangan setiap Senin hingga Jumat, sementara Pelabuhan Kahyapu melayani penyeberangan rutin empat kali dalam seminggu.

Selain angkutan penumpang, layanan angkutan barang juga dilakukan melalui KM Sabuk Nusantara 52 yang dioperatori oleh Pelni. Kapal ini mengangkut sejumlah komoditas seperti buah-buahan, sayur, dan bahan pokok lainnya.

Tarif tiket untuk kapal penumpang sebesar Rp. 13.000 dan biaya pengangkutan barang atau logistik per ton-nya sebesar Rp.10.000.

 Saat ini Indonesia memiliki lima maskapai perintis, yakni Susi Air, Mimika Air, SAM Air, Reven Global Airtranspor, dan Dimonim Air. Susi Air memiliki jumlah armada terbesar, yakni 21 armada, sehingga ia juga menjadi maskapai dengan kontrak penerbangan perintis terbanyak.

Maskapai milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ini tercatat memegang 79,47% kontrak angkutan udara penumpang perintis di Indonesia pada 2022.

Sementara Mimika Air memiliki 7,2% kontrak, SAM Air memiliki 6,4%, Reven Global Airtranspor 4,09%, dan Dimonim Air 2,84%.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...