Investor Dubai Berencana Bangun Mal dan Hotel di Lombok Tengah

Agustiyanti
15 Februari 2024, 17:02
Bupati Kabupaten Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri (tengah) saat bersama Investor asal Dubai Samir di Praya, Kamis (15/2/2024).
ANTARA/Akhyar Rosidi
Bupati Kabupaten Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri (tengah) saat bersama Investor asal Dubai Samir di Praya, Kamis (15/2/2024).

Ringkasan

  • BPJS Kesehatan atau JKN menjadi syarat dalam pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) mulai 1 Juli 2024, terbatas pada tujuh wilayah uji coba di Indonesia.
  • Pemohon harus menunjukkan keaktifan keanggotaan BPJS Kesehatan atau mendaftar melalui chat WhatsApp PANDAWA atau aplikasi Mobile JKN sebagai persyaratan, bersama dengan dokumen-dokumen lain seperti SIM lama, KTP, surat keterangan sehat dari dokter, dan lulus tes psikologi.
  • Proses pembuatan atau perpanjangan SIM dapat dilakukan secara offline dengan mengunjungi Satpas, SIM Corner, atau mobil SIM keliling, atau online melalui situs resmi atau aplikasi Digital Korlantas POLRI, dengan biaya yang berbeda-beda tergantung jenis SIM.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor asal Dubai, Silver Height Real Estate berencana membangun mal dan hotel di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Rencana investasi ini terungkap usai pertemuan antara Direktur Silver Height Real Estate dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri pada Kamis (15/2). 

"Lombok tempat yang cantik, banyak potensi, sehingga saya tertarik untuk berinvestasi di Lombok Tengah," ujar Samir, seperti dikutip dari Antara. 

Samir mengatakan, pihaknya berencana membangun mal di Praya yang berdekatan dengan Sirkuit Mandalika, tempat gelaran MotoGp yang mendatangkan jutaan orang. Selain itu, mereka juga berencana membangun hotel di kawasan wisata Pantai Selong Belanak.  

"Karena lokasi lahan di kawasan ini warga Muslim, jadi wisatawan dari Arab, Afrika bisa menjadikan resort tersebut sebagai rumah kedua," katanya.

Dia mengatakan, Bupati Lombok Tengah sangat terbuka dengan rencana ini. Hal ini yang membuat dirinya datang langsung untuk mengecek lokasi untuk pembangunan mal di Lombok Tengah.

Samir memastikan akan berinvestasi jika mendapatkan dukungan dari pemerintah. Namun. lokasi rencana investasi mereka masih berada di dalam kawasan hutan, sehingga pihaknya berharap pemerintah daerah bisa membantu untuk pemanfaatan lahan tersebut.

"Saat ini sedang feasibility study, sekarang ini sedang berjalan," katanya pula.

Lalu Pathul Bahri mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung rencana tersebut. Ia memastikan akan mempermudah perizinan bagi investor asal Dubai tersebut, tetapi memastikan tetap esuai dengan aturan.

"Ini ikhtiar kita untuk membangun Lombok Tengah, semoga saja ini bisa direalisasikan," katanya.

Ia berharap, dibangunnya mal di Praya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, mal ini bisa menjadi pendukung pengembangan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

"Lokasi pembangunan mal ini di eks Kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...