Kemenperin Dorong Perusahaan Manufaktur Terapkan Industri Hijau

Rena Laila Wuri
4 Maret 2024, 08:51
Kemenperin
Kementerian Perindustrian
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Andi Rizaldi, saat menjadi pembicara di Jakarta, Selasa (5/12).
Button AI Summarize

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong perusahaan manufaktur di Indonesia untuk menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya. Hal ini untuk mendorong proses industri yang lebih efisien dan efektif.

Dengan strategi tersebut, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Andi Rizaldi berharap, adanya penyelarasan pembangunan industri dengan kelestarian pada fungsi-fungsi lingkungan hidup.

"Industri hijau memberikan banyak manfaat diantaranya dapat mengurangi biaya operasi termasuk penghematan energi dan air, menghemat sumber daya alam yang terbatas," kata Andi dalam keterangan resmi dikutip Senin (4/2).

Selain itu, kata Andi, dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kemudian dapat mendorong pengembangan teknologi yang ramah lingkungan.

Sementara untuk mengatur pemanfaatan sumber daya energi, pemerintah juga telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi.

“Hal ini untuk memastikan ketersediaan energi nasional yang berkelanjutan dengan menerapkan teknologi energi yang efisien, pemanfaatan energi yang efisien dan rasional, serta mengedepankan budaya hemat energi,” katanya.

Dukung Proyek BENEFITS

Sejalan implementasi aturan tersebut, Kemenperin juga mendukung proyek Boosting Energy Efficiency Practices for the Industrial Sector (BENEFITS). Proyek ini bertujuan untuk memperkuat penerapan manajemen energi di sektor industri yang lebih masif demi mempercepat dekarbonisasi industri dan transisi energi.

Dia menjelaskan, bahwa proyek ini dikelola oleh Indonesian Institute for Energy Economics (IIEE) dengan mitra pemerintah, yaitu Pusat Industri Hijau Kemenperin dan mitra pendukungnya ViriyaENB.

Halaman:
Reporter: Rena Laila Wuri

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...