Stok Bahan Baku Menipis, Produsen Indomie Tunggu Revisi Permendag

Andi M. Arief
22 April 2024, 16:46
Indomie, Indofood, premiks fortifikan
Arief Kamaludin/Katada
Indofood Tower di Jakarta.
Button AI Summarize

PT Indofood Sukses Makmur mengatakan kelanjutan produksi mi instan Indomie masih menunggu revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Pemerintah menargetkan revisi aturan ini rampung pada pekan ini. 

"Yang jelas, syarat pengadaan premiks fortifikan harus kembali seperti semula, yakni post-border dan laporan surveyor," kata Direktur Indofood Sukses Makmur (INDF) Franciscus Wellirang kepada Katadata.co.id, Senin (22/4). 

INDF saat ini sangat menanti perubahan aturan itu karena perusahaan akan kehabisan premiks fortikan pada bulan ini. Menipisnya stok karena Permendag terbaru memperketat persyaratan impor bahan baku tepung terigu tersebut.

Awalnya impor zat itu hanya perlu memberikan laporan surveyor. Tapi kini perusahaan harus mengajukan rekomendasi teknis ke Kementerian Perindustrian, sebelum meminta perizinan impor ke Kementerian Perdagangan. 

Sebagai informasi, premiks fortifikan adalah bahan tambahan dalam tepung terigu yang memberikan zat gizi mikro, seperti zat besi, asam folat, vitamin B1 dan B2. Franciscus menyebut penambahan tersebut bertujuan untuk menurunkan angka tengkes atau stunting di Indonesia. 

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...