Eropa Mulai Melawan, Siapkan Tarif Balasan ke AS Jika Negoisasi Dagang Gagal

Ferrika Lukmana Sari
16 April 2025, 14:59
Eropa
ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria/pras/cf
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berdiri di depan bendera Amerika Serikat saat ia berpartisipasi dalam meja bundar mengenai donasi plasma dalam sebuah kunjungan ke Kantor Pusat Palang Merah Nasional Amerika di Washington, Amerika Serikat, Kamis (30/7/2020).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Uni Eropa (UE) mengumumkan rencana pemberlakuan tarif balasan terhadap ratusan produk asal Amerika Serikat (AS), termasuk tisu toilet, kedelai, dan produk kosmetik mata. Langkah ini akan diambil jika perundingan dagang antara kedua pihak tidak mencapai kesepakatan.

Daftar produk yang dirilis pada Senin (14/4) mencakup sekitar 400 barang yang akan dikenai tarif tambahan sebesar 25% mulai pertengahan Juli 2025. Selain itu, sekitar 1.300 produk lain berpotensi dikenai tarif serupa pada tahap selanjutnya.

“Uni Eropa menangguhkan langkah balasan terhadap tarif perdagangan AS yang tidak berdasar guna memberi ruang bagi negosiasi UE-AS. Jika pembicaraan tidak membuahkan hasil yang memuaskan, maka tarif balasan akan diberlakukan," tulis pernyataan resmi Komisi Eropa, dikutip dari CNN, Rabu (16/4).

Langkah ini merupakan bagian dari eskalasi perang dagang global yang dipicu oleh tarif tinggi yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara mitra dagang. Tarif AS tersebut mencakup bea masuk 25% atas seluruh impor baja dan aluminium dari UE.

Ekspor Utama AS ke Eropa

Sebelumnya, Trump juga memberlakukan tarif sebesar 25% untuk mobil dan suku cadangnya dari UE, serta tarif resiprokal sebesar 20% atas barang-barang lain, meskipun tarif tersebut kini dikurangi menjadi 10% untuk jangka waktu 90 hari.

UE mencatat, berdasarkan data resmi AS tahun 2023, ekspor utama AS ke kawasan Eropa mencakup minyak dan gas, farmasi, produk dan suku cadang dirgantara, alat kesehatan, serta kendaraan bermotor.

Meskipun beberapa komoditas besar seperti obat-obatan dan mobil tidak langsung terdampak, produk lain seperti kedelai dan sepeda motor masuk dalam daftar yang terancam tarif 25%. Ekspor pertanian lainnya seperti kacang pohon (misalnya almond) dan buah segar juga masuk dalam daftar balasan tarif UE.

Menteri Prancis François Bayrou mengecam kebijakan perdagangan Trump. “Presiden AS telah memicu badai, sehingga dampaknya tidak akan hilang dalam waktu dekat dengan memulai perang dagang global tanpa peringatan, dan memberlakukan tarif bea cukai yang tidak masuk akal,” ujarnya pada Selasa (15/4).

Menurut Bayrou, mitra dagang AS kini terpaksa merespons dengan tindakan balasan yang pada akhirnya juga berbahaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ferrika Lukmana Sari

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...