Perjalanan Bisnis GS Supermarket di RI hingga Tutup Operasional Akhir Mei 2025

Mela Syaharani
7 Mei 2025, 15:29
GS Supermarket, ritel
GS Retail
GS Supermarket
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perusahaan ritel asal Korea, GS Supermarket akan menutup semua gerai cabangnya di Indonesia per bulan Mei 2025. Ritel yang membuka gerai pertamanya pada 7 Oktober 2016 tersebut hanya akan beroperasi hingga 31 Mei 2025. 

Hal ini diketahui dari unggahan akun Instagram resmi GS Supermarket yang mengumumkan agar pelanggan segera menukarkan poin yang dimiliki menjadi potongan belanja sebelum 31 Mei 2025. Sebab, setelah 31 Mei, poin tersebut akan hangus.

"Segera gunakan poin kamu sebagai potongan belanja di toko kami sebelum tanggal 31 Mei 2025. Poin akan hangus/hilang setelah tanggal 31 Mei 2025. Yuk belanja sekarang ke GS The Fresh," tulis unggahan GS Supermarket dalam akun @gssupermarketid. 

Kabar tutupnya GS Supermarket menjadi sinyal bahwa industri ritel tanah air tengah lesu. Hal ini disebabkan persaingan yang ketat dan biaya operasional yang tinggi.   

“Mungkin costing-nya besar. Misalnya tokonya cuma 10 unit. Tidak bisa bersaing sama toko lainnya yang banyak,” kata Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah di Gedung Smesco, Jakarta, Selasa (6/5). 

Perjalanan GS Supermarket di Indonesia

Dilansir dari situs perusahaan, GS Supermarket merupakan salah satu anak usaha dari perusahaan ritel terbesar di Korea yakni GS Retail yang mengoperasikan 280 supermarket, 9.300 toko, dan 120 toko kesehatan & kecantikan di Korea. GS Retail pertama kali dibuka pada tahun 1974. Perusahaan ini tergabung dalam induk perusahaannya yaitu GS Group.

GS Retail secara resmi membuka gerai ritel pertama di Indonesia bernama GS Supermarket pada 2016. Jumlahnya lalu berkembang hingga sembilandi Indonesia. Semua berlokasi di Jabodetabek.  

Gerai pertama GS Supermarket terletak di Legenda Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Dalam pembukaan gerai pertama kali tersebut, Senior Executive Vice President GS Retail Yong Won Kim mengatakan pasar Indonesia merupakan salah satu yang paling cepat mengalami pertumbuhan di seluruh dunia.

Namun, pada tahun ini, GS Supermarket dikabarkan menutup seluruh operasional pada akhir Mei 2025. Dilansir kantor media Korea Selatan Yonhap, induk perusahaan membukukan rugi bersih sebesar 26,1 miliar won atau US$ 18 juta.

Laporan keuangan ini turun dibandingkan pada tahun 2023 yang berhasil mencetak laba sebesar 22,1 miliar won. Kerugian yang didapatkan GS Retail disebabkan turunnya pendapatan sebesar 18,1% secara tahunan yang mencapai 239,1 miliar won.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...