Tarif Impor AS Turun Jadi 19%, Indonesia Bakal Genjot Ekspor Telur Ayam

Andi M. Arief
16 Juli 2025, 13:55
Petugas menyiapkan telur ayam pada pasar murah pangan bersubsidi di Wongkaditi, Kota Gorontalo, Gorontalo, Selasa (15/7/2025). Pasar pangan murah Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan tujuh komoditas pangan dalam satu paket yang disubsidi dengan nilai
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/nz
Petugas menyiapkan telur ayam pada pasar murah pangan bersubsidi di Wongkaditi, Kota Gorontalo, Gorontalo, Selasa (15/7/2025). Pasar pangan murah Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan tujuh komoditas pangan dalam satu paket yang disubsidi dengan nilai jual Rp95.000, dan terdiri dari telur 10 butir, minyak kelapa satu liter, cabai rawit seperempat kilogram, bawang merah setengah kilogram, beras lima kilogram, gula pasir satu kilogram dan satu ekor ayam potong untuk menjaga kestabilan harga dan pengendali
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menilai penurunan tarif impor untuk barang Indonesia ke Amerika Serikat dari 32% menjadi 19% berdampak positif pada rencana ekspor telur ayam produksi Tanah Air ke negara Paman Sam.

Sudaryono mengaku telah ada permintaan telur ayam dari Amerika Serikat sejak paruh pertama tahun ini. Menurutnya, pengiriman ekspor komoditas tersebut dimungkinkan lantaran produksi telur ayam nasional saat ini berlebih.

"Kita akan ekspor produk unggas tidak hanya ke Amerika Serikat, tapi juga ke Uni Emirat Arab dan sekarang ada potensi ekspor ke Eropa dengan selesainya perjanjian dagang Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement," kata Sudaryono di Gedung DPR, Rabu (16/7)

Sebelumnya, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda mengatakan telah melakukan uji coba pengiriman telur ke AS. Namun Agung belum mengumumkan secara rinci jadwal ekspor telur ayam ke Amerika Serikat.

"Ekspor produk unggas ke Amerika saat ini masih cukup kecil rencananya. Jadi, sementara ini penambahan tarif masih belum mengganggu rencana ekspor tersebut," kata Agung di Cikarang, Jawa Barat, Senin (14/7).

Agung mengatakan, rencana penambahan bea masuk ke Amerika Serikat tidak akan membatalkan rencana ekspor telur ayam. Walau demikian, Agung menilai pasar Amerika Serikat dapat digantikan pasar ekspor lain seperti Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, Singapura, dan beberapa negara di Asia.

Dia juga mengatakan, hasil percobaan pengiriman telur ayam ke Amerika Serikat menunjukkan kualitas telur yang dikirim harus tinggi. "Retak rambut pin tidak boleh dikirim karena akan merusak kualitas telur yang diekspor," katanya.

Agung mengatakan, saat ini produksi telur berada pada angka 6,5 juta ton per tahun. Kondisi tersebut telah membuat surplus telur ayam mencapai 300.000 ton per tahun.

Sementara itu, Agung mengatakan kapasitas produksi daging ayam ditahan pada level 4,2 juta ton per tahun. Volume tersebut telah melebihi kebutuhan nasional sekitar 340.000 ton per tahun.

Indonesia kini menduduki peringkat keempat produsen daging ayam global setelah Cina, Amerika Serikat, dan Brasil. Sementara itu, produksi telur ayam RI merupakan ketiga terbesar di dunia.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Indonesia perihal pengenaan tarif dagang. Trump menyebutkan AS akan mengenakan tarif berbeda untuk barang-barang dari Indonesia, dan barang Amerika yang diekspor ke Indonesia. 

"Mereka membayar 19% dan kami tidak membayar apa pun," kata Trump kepada wartawan dalam wawancara di Gedung Putih seperti dikutip dari pemberitaan Bloomberg, Rabu (16/7). 

Sebagai bagian tak terpisahkan dari kesepakatan, Trump mengatakan pemerintah Indonesia juga telah menjanjikan berbagai kemudahan. “Kami akan memiliki akses penuh ke Indonesia,” ujar Trump lagi. 


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...