Garuda Serahkan Rencana Pengangkatan Direktur Keuangan ke Pemegang Saham

Mela Syaharani
22 September 2025, 17:03
Garuda
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc.
Calon haji berada di kabin pesawat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (5/6/2023) dini hari. Sebanyak 393 jamaah calon haji dan pendamping tergabung dalam kloter (kelompok terbang) pertama embarkasi Padang diberangkatkan ke tanah suci dengan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 Seri 300 ER.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Garuda Indonesia menyerahkan rencana pengangkatan calon Direktur Keuangan perusahaan kepada pemegang saham. Langkah ini menyusul beredarnya kabar bahwa Garuda akan menunjuk salah satu eksekutif dari Singapore Airlines.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham terkait hal tersebut,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, usai rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Senin (22/9).

Reza menegaskan dirinya tidak bisa menjelaskan lebih jauh terkait isu tersebut. Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Garuda Indonesia telah menunjuk Balagopal Kunduvara, Wakil Presiden Divisi Layanan Keuangan di Singapore Airlines Ltd., sebagai direktur keuangan yang baru.

Kunduvara telah berkarier di Singapore Airlines selama lebih dari dua dekade, dimulai sebagai insinyur pada 2000. Ia disebut akan menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Prasetio sejak akhir 2020.

Menurut Bloomberg, penunjukan ini merupakan strategi Garuda untuk memperbaiki neraca keuangan sekaligus memperluas jaringan internasional.

Menanggapi kabar tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengkritisi rencana pengangkatan eksekutif asing di tubuh Garuda Indonesia.

“Saya yakin orang sepintar apapun, kalau tata kelola korporasi atau budaya masih begitu, maka (kondisi perusahaan) akan begitu-begitu saja,” kata Mufti dalam rapat.

Mufti menilai Garuda seharusnya mengutamakan talenta lokal, termasuk warga Indonesia yang saat ini berkarier di maskapai internasional.

“Kami minta diprioritaskan ada orang lokal. Saya pikir orang-orang kita bagus juga dan ada yang kerja di Qatar, dan Singapore Airlines. Kenapa tidak mereka saja yang kita bayar?” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...