Cerita Sandiaga Uno soal Investasi, Benny Subianto, hingga Peran Penting Astra

Nur Hana Putri Nabila
12 Oktober 2025, 08:00
sandiaga uno, astra, investasi
Katadata/Fauza Syahputra
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) 2020-2024 Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan paparan pada acara Meet The Leader 9 di Auditorium Benny Subianto Universitas Paramadina, Jakarta, Sabtu (11/10/2025). Pada kesempatan tersebut Sandiaga membagikan pengalaman mengenai semangat kewirausahaan menjadi kunci bagi kemajuan, kesetaraan dan relevansi Indonesia di kancah global.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pengusaha sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI periode 2020–2024, Sandiaga Uno menceritakan kisahnya dengan konglomerat Benny Subianto yang telah meninggal dunia pada 2017. Benny disebut sebagai sosok penting yang menanamkan nilai-nilai penting dalam berinvestasi kepada dirinya.

Menurut Forbes, Benny Subianto merupakan tokoh korporasi senior yang punya peran besar dalam membangun Grup PT Astra International Tbk (ASII). Selama 26 tahun, ia menjabat sebagai direktur utama di dua perusahaan besar Astra, yakni Astra Agro dan United Tractors. 

Setelah itu, Benny mendirikan sejumlah perusahaan dan mengelolanya melalui holding Persada Capital Investama. Ia juga  memiliki kepemilikan saham di perusahaan batu bara Adaro Energy.

Tak hanya itu, kongomerat ini juga masuk ke dalam 50 orang terkaya Indonesia dan memiliki kekayaan US$ 950 juta atau sekitar Rp 15,77 triliun per November 2016.

Sandiaga mengatakan, almarhum Benny dikenal sebagai orang Madura terkaya di dunia. Ia kini memiliki putri bernama Arini Saraswati Subianto yang kini menjadi perempuan terkaya di Indonesia.

“Jadi Pak Benny ini, saya sangat beruntung bersyukur karena Allah SWT bahwa beliau ini partner saya dan sebetulnya waktu saya ketemu dia sudah sangat kaya. Tapi saya ingat sekali waktu saya diberi kepercayaan oleh beliau,” ujar Sandiaga dalam acara Meet The Leaders, bertajuk “Entrepreneurship: Indonesia’s Springboard to Shared Prosperity and Global Relevance” di Universitas Paramadina, Jakarta, Sabtu (11/10). 

Sandiaga Uno menilai Benny Subianto sangat unggul dalam melihat peluang dan memilih mitra yang tepat untuk bekerja sama. Menurut dia, Benny sebagai pengusaha mampu membaca arah langkah para prime mover dalam jangka panjang untuk lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Benny sempat ikut menitipkan dananya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)-yang dimilikinya-saat mengikuti proses penawaran untuk memgakuisisi salah satu anak usaha Indosat. Keduanya juga sempat berinvestasi bersama di beberapa perusahaan.

Menurut Sandiaga, Benny dikenal sangat tajam dalam menilai karakter seseorang. Benny pula mengajari hal penting dalam berinvestasi. “Invest itu is not about profit. Is not about berbagi hasil. Is not about looking for cuan. But you invest in people. You invest in your partners," kata Sandiaga mengenang wejangan Benny.

“Nah itulah sosok Benny Subianto yang setelah dia lulus dari universitas terbesar mengenai entrepreneurship di Indonesia, itu Universitas Astra Internasional,” kata Sandiaga.

Sandiaga Uno menilai Astra sebagai “universitas” bagi banyak pelaku bisnis di Indonesia. Ia mengatakan, visi pendiri Astra, William Soeryadjaya, sejak awal bukan untuk menjadi perusahaan terbesar atau paling menguntungkan, melainkan untuk menjadi aset bagi bangsa Indonesia.

“Bukan menjadi yang teruntung, bukan menjadi yang wah-wah-wah. Tapi visi Pak William waktu itu to be an asset of Indonesia. Simple. Enggak tuh bilang besar,” katanya. 

Kini, Astra telah berkembang menjadi grup besar dengan memiliki sekitar 160 ribu karyawan dan bisnis di berbagai sektor. Sandiaga menyebut, sekitar 60% pemimpin di dunia usaha Indonesia merupakan lulusan “Universitas Astra Internasional”.

“Mulai dari Erick Thohir, ada Rosan Roeslani juga. Ya kalau dilihat tuh banyak banget ya. Arif Rachmat ada di situ. Jusuf Kalla itu juga lulusan dari Astra Internasional,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...