PGN Salurkan Kompresi Gas Alam ke 600 Pelanggan, dari Industri hingga Dapur MBG

Mela Syaharani
6 November 2025, 20:59
PGN, pipa gas
ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/nz
Ilustrasi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), yakni PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) telah menyalurkan compressed natural gas (CNG) ke 600 pelanggan dengan total penyaluran mencapai 10.85 BBTUD per September 2025 melalui layanan gaslink. CNG merupakan gas alam yang telah dikompresi di bawah tekanan tinggi.

Gaslink ini disalurkan kepada pelanggan di sektor industri, hotel, kafe, restoran (horeka). CNG juga dimanfaatkan dalam proyek pemerintah dalam penyediaan energi bagi dapur layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam, Bogor, dan Boyolali.

Selain gaslink, CNG juga disalurkan melalui layanan Gasku untuk sektor transportasi darat melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Hingga saat ini, PGN Gagas mengoperasikan 14 SPBG di 7 provinsi, dengan rata-rata pengisian sekitar 2.200 kendaraan per hari. Total penyaluran BBG untuk sektor transportasi mencapai 1,63 BBTUD per September 2025. 

“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, PGN siap berperan aktif dalam pengembangan CNG sebagai solusi energi nasional yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Kami memiliki pengalaman panjang, infrastruktur yang handal, serta kemampuan teknis dalam memenuhi kebutuhan gas bumi ke berbagai sektor pelanggan di seluruh Indonesia,” kata Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman, di Sarinah, Jakarta Pusat Kamis (6/11).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa pemanfaatan CNG akan membantu keuangan negara. Ini karena sumber gasnya berasal di dalam negeri, sehingga energi yang mayoritas masih impor akan berkurang.

“PGN siap berkolaborasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan CNG secara nasional. Kolaborasi melalui kemitraan strategis yang saling menguntungkan dibutuhkan agar manfaat gas bumi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia,” ujar Fajriyah.

Pada September 2025, PGN Gagas membangun Mother Station (MS) CNG Medan berkapasitas 1 MMSCFD dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gas sektor industri, komersial, dan UMKM di Sumatera Utara dengan potensi pemanfaatan hingga 4,48 BBTUD.

Dia mengatakan, PGN terus mengembangkan infrastruktur untuk menyalurkan CNG ke pelanggan yang belum terhubung langsung dengan pipa gas bumi. 

“Dalam konteks ini, CNG menjadi solusi, sehingga semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat energi yang efisien, praktis dan ramah lingkungan. Pemanfaatan CNG turut mendukung upaya dalam mencapai target lingkungan seperti Net Zero Emission,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...