Daftar 8 Ruas Tol Jasa Marga yang Berikan Diskon 20% Selama Nataru

Andi M. Arief
2 Desember 2025, 15:54
Foto udara kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah d
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Foto udara kendaraan melintas saat penerapan rekayasa lalu lintas lawan arah (contraflow) dua jalur di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur lawan arah dua jalur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai volume lalu lintas arus balik Lebaran 2025.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Jasa Marga Tbk akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20% pada delapan ruas yang tersebar di Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan Pulau Sulawesi.  Emiten jalan tol berkode JSMR tersebut akan memberikan diskon tarif pada 22, 23, dan 31 Desember 2025 dalam rangka musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Direktur Utama JSMR Rivan Achmad Purwantono mengatakan delapan ruas tersebut dipilih mendapatkan diskon tarif tol untuk menyebar distribusi volume lalu lintas selama Nataru 2025/2026. Dengan demikian, diskon pada delapan ruas tol tersebut dinilai dapat memperlancar perjalanan masyarakat yang ingin melakukan ibadah Natal.

"Daerah-daerah yang dihubungkan jalan tol tersebut merupakan daerah yang kerap melakukan ibadah natal," kata Rivan di Gedung DPR, Selasa (2/12).

Secara rinci, delapan ruas tol yang mendapatkan diskon 20% selama Nataru 2025/2026 adalah:

- Jakarta-Cikampek
- Cikampek II Elevated
- Palimanan-Kanci
- Kanci-Pejagan
- Batang Semarang
- Belawan-Medan-Tanjung Morawa
- Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi
- Manado-Bitung

Rivan menyampaikan penetapan delapan ruas tol tersebut mendapatkan diskon tarif tol selama Nataru 2025/2026 telah tertuang dalam surat resmi yang diterbitkan Badan Pengatur Jalan Tol kemarin, Senin (1/12). Rivan menjelaskan pengenaan diskon akan dikenakan pada pengguna jalan dengan jarak paling jauh

"Hal ini penting agar diskon tarif tol betul-betul dinikmati pengguna jalan yang menempuh perjalanan panjang, seperti kampung halaman," katanya.

Di samping itu, Rivan menekankan pemberian diskon pada delapan ruas tol tersebut hanya diperlukan pada tiga hari. Menurutnya, penetapan pemberian diskon pada 22, 23, dan 31 Desember telah mempertimbangkan evaluasi pemberian diskon pada Lebaran 2025.

Rivan menjelaskan salah satu evaluasi Mudik Lebaran 2025 adalah pemberian diskon tarif tol dilakukan sebelum volume lalu lintas memuncak. "Selain meringankan beban masyarakat yang ingin melakukan perjalanan, fungsi utama diskon tarif tol adalah menjaga distribusi kendaraan agar lalu lintas lancar," katanya.

Untuk diketahui, pemerintah menetapkan diskon tarif tol akan berlaku di 26 ruas jalan tol. Dengan demikian, Rivan mensinyalir 20 ruas jalan tol lainnya akan diberikan oleh operator jalan tol lain.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan diskon tarif tol pada musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 20%. Angka tersebut lebih besar dari diskon tarif tol pada Nataru 2024/2025 sebesar 10%.  

Walau demikian, lama pemberian diskon masih sama, yakni selama tiga hari pada 22, 23, dan 31 Desember 2025. Namun Airlangga menyampaikan pemberian diskon berlaku di 26 ruas jalan tol operasional di dalam negeri.

"Rentang diskon yang diberikan oleh operator jalan tol adalah 10% sampai 20% di 26 rusa jalan tol yang berada di kawasan Jabodetabek sebanyak dua ruas, di Trans Jawa sebanyak sembilan ruas, di non Trans Jawa sebanyak tiga ruas, dan di Trans Sumatra hingga 12 ruas," kata Airlangga di kantornya, Rabu (26/11).

Airlangga mensinyalir pemberian diskon tarif tol tersebut penting lantaran pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir akan bergantung pada mobilitas masyarakat pada bulan depan. Kementerian Pariwisata meramalkan kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun depan akan mencapai 1,3 juta orang, sementara itu pergerakan wisatawan nusantara akan menembus 100 juta perjalanan.

"Dengan dukungan kenaikan mobilitas masyarakat pada bulan depan untuk memanfaatkan Nataru 2025/2026, kami  optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir ada di rentang 5,4% sampai 5,6% secara tahunan," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...