Pemerintah Tambah 22 RS Baru di Daerah Terpencil, Target Rampung April 2026
Pemerintah menargetkan pembangunan 22 rumah sakit baru di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, dan kepulauan rampung pada April 2026. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, dari 22 rumah sakit tahap pertama yang mulai dibangun sejak 2025, sebanyak 16 unit diperkirakan selesai pada akhir Februari 2026.
“Bapak Presiden menargetkan 66 rumah sakit. Tahun lalu kita mulai groundbreaking 22 rumah sakit. Insya Allah akhir Februari ada 16 yang selesai dan diharapkan Maret–April seluruh 22 sudah selesai,” ujar Budi dalam konferensi pers di kantornya, di Jakarta Selatan, Kamis (5/2).
Ia menambahkan, pemerintah juga telah mendapat persetujuan anggaran untuk membangun tambahan 20 rumah sakit pada 2026. Dengan demikian, tersisa 24 unit lagi yang akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
“Tahun 2026 kita sudah dapat approval untuk membangun 20 tambahan lagi. Jadi program 66 rumah sakit ini berjalan bertahap,” kata dia.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, Azhar Jaya memaparkan, 66 rumah sakit tersebut dibangun di kabupaten yang selama ini belum memiliki fasilitas rujukan memadai.
Sebarannya meliputi 12 kabupaten/kota di Sumatra, 3 di Kalimantan, 4 di Nusa Tenggara, 13 di Sulawesi, 10 di Maluku, dan 24 di Papua.
“Yang progresnya sudah di atas 90% diperkirakan selesai Februari 2026. Sementara yang masih di bawah 80% ditargetkan rampung pada trimester kedua, sekitar Maret–April,” kata Azhar.
Untuk tahap lanjutan 2026–2027, sebanyak 20 rumah sakit telah masuk proses lelang. Sepuluh di antaranya sudah selesai, sementara 10 lainnya masih dalam tahapan administrasi.
Azhar menyebut, seluruh rumah sakit dibangun minimal tiga lantai dengan fasilitas lengkap, termasuk ruang operasi, cath lab, hemodialisis, rawat inap, dan rawat jalan. Standarnya setara rumah sakit tipe C.
“Dengan rumah sakit ini, 80% penyakit seperti jantung, stroke, kanker, urologi, serta kesehatan ibu dan anak bisa ditangani di daerah. Pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Makassar atau Pulau Jawa,” ujarnya.
Beberapa rumah sakit yang telah rampung antara lain RSUD Maba di Halmahera Timur, RS di Toraja Utara, serta RS di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.
