Menteri KKP Trenggono Sindir Purbaya Soal Dana Pembangunan Kapal

Ameidyo Daud Nasution
10 Februari 2026, 23:46
purbaya, trenggono, kapal
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memberikan pernyataan terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyindir Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal anggaran pembangunan kapal. Trenggono mengatakan, dana untuk pembangunan kapal yang dilakukan KKP berasal dari pinjaman Pemerintah Inggris.

Pernyataan tersebut disampaikan Trenggono dalam akun Instagramnya, Selasa (10/2). Dalam unggahan tersebut, ia meminta Purbaya bertanya kepada anak buahnya di Kementerian Keuangan untuk mengetahui kesiapan anggaran pembangunan kapal.

"Yang terhormat (Yth), supaya anda paham dan cerdas, dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris," kata Trenggono dalam unggahannya.

"Coba anda tanya dulu deh sama anak buah anda, benar gak uang (untuk) kapal itu sudah dikucurkan?" ujar Trenggono melanjutkan pertanyaannya kepada Purbaya.

Sindiran Trenggono merespons pernyataan Purbaya dalam acara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang membahas galangan kapal nasional di Jakarta, Selasa (10/2).

Purbaya menyoroti rendahnya belanja pemerintah untuk mendukung galangan kapal nasional. Ia mengatakan, masih banyak kapal milik negara yang seharusnya dapat dipesan dari galangan domestik, namun justru tidak terserap.

"Kalau masih mau industri kita maju, permintaan domestik harus diamankan. Presiden bilang ada 2.491 kapal lebih dari 25 tahun umurnya," kata Purbaya dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan.

Purbaya juga mengatakan, Kemenkeu sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan kapal. Namun, menurutnya, dana yang telah diberikan belum memberikan dampak kepada galangan kapal.

"Salah satu yang saya lihat, kita punya kemampuan tapi underutilized (tak dimanfaatkan) karena tidak memberi kesempatan industri galangan kapal," katanya.

Dalam kunjungan ke London pada Januari lalu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Inggris mendukung program pembangunan ribuan kapal tangkap ikan. Dukungan secara langsung disampaikan Perdana Menteri Keir Starmer.

“Mereka akan dukung rencana kita membangun 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu,” kata Prabowo pada 20 Januari 2026 dikutip dari Antara.

 KKP mendapatkan anggaran Rp 13 triliun pada tahun ini. Angka tersebut meningkat dari Rp 4,8 triliun tahun lalu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...