Konversi Motor Listrik Makin Murah, Bahlil Tambah Target Jadi 6 Juta Unit/Tahun

Tia Dwitiani Komalasari
5 Maret 2026, 19:13
Pengunjung mengamati motor balap bensin yang diubah menjadi motor balap listrik dalam pameran dan promosi IKM kendaraan konversi motor listrik di SMK IPT Karangpanas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). Pameran yang digelar selama tiga hari oleh Di
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/foc.
Pengunjung mengamati motor balap bensin yang diubah menjadi motor balap listrik dalam pameran dan promosi IKM kendaraan konversi motor listrik di SMK IPT Karangpanas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). Pameran yang digelar selama tiga hari oleh Direktorat Jendral Industri Kecil Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) berkolaborasi dengan Pemkot Semarang tersebut bertujuan untuk memberikan wadah promosi bagi para pelaku mekanik Industri Kecil Menengah (IKM) serta pelajar yang melakukan inovasi di sektor ken
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah menyiapkan langkah percepatan program konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik, termasuk menambah target hingga 6 juta per tahun.

Bahlil mengatakan bahwa program konversi motor telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dengan target kurang lebih 200 ribu unit motor per tahun. Menurutnya, pemerintah akan menggenjot target lantaran banyak penemuan teknologi baru.

"Tapi sekarang kan sudah mulai ada teknologinya, lebih murah. Jadi mungkin sekitar 4, 5, sampai 6 juta (target konversi per tahun). Jadi semakin ke sini semakin murah," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Terkait kemungkinan pemberian subsidi seperti yang pernah dilakukan sebelumnya, Bahlil mengatakan pemerintah sedang menyiapkan formulasi yang tepat.

Ia menyampaikan skema dukungan masih akan dibahas lebih lanjut oleh satuan tugas (satgas) yang baru dibentuk untuk mempercepat implementasi energi bersih.

"Nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil mengumumkan pemerintah akan membentuk satuan tugas (Satgas) transisi energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.

Satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...