Tol Jogja–Bawen dan Solo–Jogja Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026

Kamila Meilina
6 Maret 2026, 11:20
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2026). Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupat
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.
Foto udara proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (7/4/2026). Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Maret 2026 atau bertepatan dengan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengumumkan pengoperasian jalur fungsional pada dua ruas tol di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. 

Dua ruas tol yang akan difungsionalkan yakni Jalan Tol Yogyakarta–Bawen serta Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo pada segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang sekitar 12,23 kilometer. 

Kedua jalur tersebut akan dioperasikan secara gratis (tanpa tarif) selama masa operasional fungsional.

Tol Yogyakarta–Bawen

Jalur fungsional Tol Yogyakarta–Bawen dibuka pada segmen SS Ambarawa–JC Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan Golongan I non-bus seperti sedan, minibus, dan jeep.

“BPJT menyiapkan pengoperasian jalur fungsional pada Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 (SS Ambarawa–JC Bawen),” demikian tulis BPJT dalam laman resmi instagramnya, dikutip Jumat (6/3). 

Pengoperasian jalur tersebut dilakukan secara situasional dengan sistem satu jalur satu arah sesuai diskresi kepolisian. Skema buka-tutup jalur juga akan menyesuaikan tingkat kepadatan lalu lintas dan panjang antrean kendaraan.

Skema lalu lintas yang diterapkan:

Arus mudik

  • Kendaraan dari Tol Semarang–Solo keluar melalui Gerbang Tol Bawen.
  • Kendaraan melanjutkan perjalanan menuju Akses Ambarawa melalui Ramp 4 SS Ambarawa.

Arus balik

  • Kendaraan dari Ambarawa masuk melalui Ramp 1 SS Ambarawa.
  • Perjalanan dilanjutkan menuju Bawen melalui Jalur B.

Progres pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen saat ini bervariasi di setiap segmen. Seksi 1 ruas JC Sleman–SS Banyurejo telah mencapai 89,23 persen, sementara Seksi 6 ruas SS Ambarawa–JC Bawen mencapai 89,93 persen. Adapun sejumlah seksi lainnya masih dalam tahap pembebasan lahan.

Tol Solo–Yogyakarta Segmen Prambanan–Purwomartani

Jalur fungsional juga akan dibuka pada Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang sekitar 12,23 kilometer. Jalur ini berlaku pada Km 30+150 hingga Km 42+375 dengan menggunakan satu jalur A (kiri) untuk satu arah.

Sama seperti ruas tol lainnya, jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I non-bus dan akan dibuka secara situasional jika terjadi kepadatan di jalur operasional, khususnya di Gerbang Tol Prambanan.

Skema lalu lintas yang diterapkan:

Arus mudik (menuju Yogyakarta):

  • Kendaraan dari Solo/Jakarta/Surabaya masuk jalur fungsional dari STA 30+150.
  • Melintas hingga Gerbang Tol Purwomartani STA 42+375.
  • Keluar melalui off ramp menuju Simpang Sebidang Purwomartani yang terhubung dengan Jalan Nasional Solo–Yogyakarta.

Arus balik (menuju Solo/Jakarta/Surabaya):

  • Kendaraan masuk melalui on ramp Simpang Sebidang Purwomartani.
  • Menuju Gerbang Tol Purwomartani melalui jalur off ramp.
  • Dilakukan peralihan arus dari Jalur A ke Jalur B di STA 41+200 sebelum Jembatan Tepus.
  • Perjalanan dilanjutkan hingga terhubung dengan ruas operasional Kartasura–Prambanan.

Dari sisi konstruksi, segmen Prambanan–Purwomartani saat ini telah mencapai progres sekitar 93,30 persen. Sementara pembangunan beberapa segmen lainnya pada ruas Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo masih berada pada tahap konstruksi maupun pembebasan lahan.

Untuk mendukung layanan selama masa operasional fungsional, pengelola jalan tol juga menyiapkan kendaraan layanan siaga seperti patroli, derek, ambulans, dan kendaraan rescue di sejumlah titik strategis. Selain itu, tersedia pula rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Pada ruas tersebut juga disiapkan rest area fungsional di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 19 A yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, antara lain toilet portable, minimarket mobile, unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), SPBU modular, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta mushola.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...