Pemerintah Audit dan Investigasi Taksi Green SM yang Terlibat Tabrakan KRL

Mela Syaharani
29 April 2026, 12:48
taksi, taksi Green SM, kecelakaan kereta
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Kereta api (KA) jarak jauh melintas di samping taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah mulai mengaudit dan menginvestigasi perusahaan taksi Green SM yang terlibat dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4). Audit ini khususnya dilakukan pada pool unit taksi yang mengalami kecelakaan.

“Jadi, audit investigasi yang kami lakukan meliputi seluruh aspek baik itu aspek operasional, aspek teknis, kemudian sumber daya manusia dan ini masih berlangsung,” kata Dudy dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

Dia menyebut pemerintah ingin memastikan betul bagaimana perusahaan taksi tersebut dalam memberikan layanan kepada publik. Apakah mereka mematuhi kaidah-kaidah keselamatan dan juga kaidah-kaidah operasional sebagai perusahaan taksi yang beroperasi untuk pelayanan umum. 

“Kami minta kesabarannya dan kami akan mengabarkan hasil dari audit investigasi tersebut. Kami tidak akan segan-segan melakukan penindakan apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang cukup serius,” ujarnya.

Respons Operator Taksi Green SM

Operator taksi Green SM sebelumnya sudah buka suara usai insiden kecelakaan maut di kawasan Stasiun Bekasi Timur, yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

“Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman,” kata manajemen Green SM Indonesia dalam keterangan resmi, Selasa (28/4). 

Operator taksi listrik asal Vietnam itu menyatakan, saat ini peristiwa tersebut masih dalam proses investigasi dan belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kejadian. Perusahaan menyebut terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya proses penyelidikan. 

“Saat ini, insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang,” kata manajemen Green SM dalam pernyataan itu.

Selain itu, Green SM memastikan keselamatan dan transparansi menjadi prioritas utama perusahaan. Mereka juga mengaku berkomitmen menjaga standar operasional ketat demi keamanan pengemudi, penumpang, dan masyarakat luas.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...