Kemenperin Minta Kepastian Insentif untuk Kendaraan Listrik dan Hibrida
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pemerintah segera memberikan kepastian terkait kebijakan insentif kendaraan listrik (EV) dan hibrida yang hingga kini masih belum jelas.
Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan ketidakpastian itu dinilai bisa menekan industri otomotif karena konsumen berpotensi menunda pembelian kendaraan. Kepastian mengenai insentif kendaraan hibrida (hybrid) penting bagi pelaku industri maupun masyarakat sebagai calon konsumen.
“Kami meminta agar industri dan konsumen produk otomotif segera diberi kepastian,” ujar Febri ditemui usai konferensi pers IKI Juni di Jakarta, Selasa (30/6).
Keputusan mengenai insentif tersebut perlu segera ditetapkan oleh kementerian atau lembaga terkait agar industri memiliki arah yang jelas dalam menjalankan strategi bisnisnya.
Febri mengatakan Kemenperin terus berkoordinasi dengan asosiasi industri untuk menjaga pertumbuhan sektor manufaktur, termasuk mendorong peningkatan penjualan produk otomotif.
Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan penjualan, terutama pada semester II 2026.
“Kementerian Perindustrian terus melakukannya dengan semua asosiasi industri untuk meningkatkan penjualan produk-produk manufaktur,” ujar Febri.
Penyaluran Insentif Tertunda hingga Agustus
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih memerlukan waktu untuk mempersiapkan implementasi penyaluran insentif pembelian sepeda motor dan mobil listrik. Oleh karena itu, penyaluran insentif ini ditunda menjadi Agustus 2026, atau mundur sekitar satu bulan dari rencana semula.
“Mungkin persiapannya masih butuh waktu banyak,” kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6).
Purbaya mengaku belum berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengenai hal tersebut. Ia mengatakan masih perlu membahasnya dengan Airlangga untuk memastikan implementasi tersebut.
