Sinar Mas Dampingi Peremajaan 1.797 Hektare Kebun Sawit di Musi Rawas
Sinar Mas Agribusiness and Food mendampingi Koperasi Unit Desa (KUD) Sadar Sejahtera di Musi Rawas, Sumatera Selatan dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Program tersebut mencakup lahan seluas 1.797 hektare dan melibatkan lebih dari 2.000 pekebun mandiri.
Pendampingan tidak hanya mencakup peremajaan tanaman, tetapi juga penguatan tata kelola koperasi, akses pembiayaan, penerapan praktik perkebunan yang baik hingga akses terhadap program beasiswa.
Head of PSR Sinar Mas Agribusiness and Food Muhammad Iqbal mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari empat pilar kemitraan sawit rakyat perusahaan, yakni PSR, sarana dan prasarana (sarpras), pembiayaan, serta beasiswa.
“Koperasi tidak hanya dipersiapkan agar mampu memenuhi persyaratan PSR, tetapi juga didorong untuk memiliki tata kelola dan administrasi yang semakin baik, agar koperasi menjadi bankable sehingga mampu mengakses sumber pembiayaan secara lebih proporsional dan profesional,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).
Tim Center of Excellence (CoE) PSR Sinar Mas Agribusiness and Food turut mendampingi pekebun dalam memenuhi persyaratan program serta mengakses pembiayaan. Perusahaan juga memfasilitasi komunikasi antara koperasi dengan lembaga perbankan.
PSR merupakan program pemerintah untuk membantu pekebun rakyat mengganti tanaman sawit dengan tanaman yang lebih produktif dan berkualitas. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat tanpa membuka lahan baru, dengan dukungan pendanaan yang dikelola dan disalurkan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Ketua KUD Sadar Sejahtera Arman Fahmi mengatakan, kerja sama dengan perusahaan membantu pekebun dalam pengelolaan kebun karena keterbatasan pengetahuan yang dimiliki petani.
“Kalau tidak bermitra, lebih susah mengurus kebun karena pengetahuan kami terbatas,” ujar Arman.
Pendampingan dari Kebun hingga Pembiayaan
Di dalam kemitraan tersebut, pekebun memperoleh bimbingan teknis mengenai penerapan Good Agricultural Practices(GAP), pemupukan, penyemprotan hingga pengelolaan kebun. Mereka juga mendapatkan akses terhadap bibit unggul Dami Mas serta pendampingan pengelolaan kebun sesuai standar operasional perusahaan.
Selain PSR, pendampingan juga dilakukan untuk mengakses program sarana dan prasarana dari BPDP. Pada 2025, KUD Sadar Sejahtera memperoleh bantuan pupuk bagi 138 pekebun untuk lahan seluas 173,87 hektare. Bantuan tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pupuk selama dua tahun.
Kemitraan juga diperluas ke sektor pendidikan melalui pendampingan akses beasiswa BPDP bagi keluarga pekebun sawit dan pelaku industri.
Sejak 2024, CoE PSR Sinar Mas Agribusiness and Food membantu calon peserta dalam proses sosialisasi, penyiapan dokumen dan administrasi hingga bimbingan belajar, baik secara daring maupun langsung.
Menurut Iqbal, pendampingan tersebut meningkatkan jumlah peserta yang mengikuti proses seleksi. Dari sekitar 100 pendaftar, sekitar 80 orang lolos seleksi administrasi dan hingga 20 orang memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang D1, D3 maupun S1.
Arman berharap program pendampingan tersebut terus berlanjut dan dapat memberi manfaat lebih besar bagi keluarga pekebun.
“Kami berharap sosialisasi dan pendampingan ini terus dijaga. Kalau bisa, lulusan yang ada juga semakin banyak yang terserap di kebun inti perusahaan,” ujarnya.
