Peneliti AS Temukan Kain yang Bisa Melemahkan Virus Corona

Desy Setyowati
26 Mei 2020, 20:29
Peneliti AS Temukan Kain yang Bisa Melemahkan Virus Corona
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.
Ilustrasi, petugas kesehatan memindahkan sampel darah pedagang yang sudah diambil ke tabung vacutainer di Markas Kodim 1016, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (22/5/2020).

Peneliti dari  Universitas Indiana, Amerika Serikat (AS) menemukan kain yang dapat melemahkan virus corona. Kain ini dinilai bisa menjadi bahan baku untuk masker dan alat pelindung diri (APD).

Bulan lalu, tim peneliti menyampaikan bahwa kombinasi hibrida dari satu lapisan kapas dan dua lapisan sifon merupakan kain yang paling efektif untuk masker. Hal ini karena adanya gabungan filtrasi mekanik dan elektrostatik dari partikel.

Mereka mengeksplorasi lebih lanjut potensi gaya elektrostatik tersebut untuk melawan virus corona. Penelitian ini merupakan bagian dari electroceuticals, perpaduan dari bidang elektrostatik dan obat-obatan.

Electroceuticals menggunakan medan listrik yang lemah dan tidak berbahaya bagi manusia untuk melawan virus penyebab Covid-19. Dayanya seperti alat pacu jantung, yang digunakan untuk mengobati aritmia.

(Baca: Ilmuwan Tiongkok: Virus Corona yang Ditemukan Baru Puncak Gunung Es)

Temuan tersebut dimuat dalam makalah pracetak yang diterbitkan baru-baru ini. Penulis utama makalah Chandan Sen, sempat bekerja di bidang pengembangan kain antimikroba. Dikutip dari Forbes, Sen menjabat sebagai Direktur Pusat Indiana untuk Pengobatan Regeneratif dan Teknik.

Di satu sisi, perusahaan teknologi bioelektrik Vomaris Inc sudah mengomersialkan kain elektroceutical untuk pembalut luka. Produk ini diklaim dapat membunuh patogen.

Perusahaan membuat kain poliester dengan titik-titik logam kecil yang terbuat dari seng dan perak. Pola geometris, serta pemasangan seng dan perak membuat baterai sel mikro yang menghasilkan medan listrik.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...