Evakuasi WNI di Palestina Belum Memungkinkan, Menlu Minta Bantuan ICRC

Tia Dwitiani Komalasari
12 Oktober 2023, 06:36
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) bersama Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jodi Mahardi (kanan) saat menyampaikan keterangan pers di ruang media center
ANTARA FOTO/Media Center KTT AIS Forum 2023/Jessica Wuysang/nym.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) bersama Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Jodi Mahardi (kanan) saat menyampaikan keterangan pers di ruang media center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 di Nusa Dua, Bali, Selasa (10/10/2023).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyiapkan evakuasi warga negara Indonesia atau WNI dari Palestina. Menurut dia, evakuasi WNI dari Palestina akan dilakukan ketika situasi di lapangan sudah aman.

“Kita sudah ada datanya (jumlah WNI), rencana evakuasi juga sudah ada, hanya saja situasi belum memungkinkan terjadinya pergerakan,” kata Retno ketika ditemui di sela-sela KTT AIS Forum di Nusa Dua, Bali, pada Rabu (12/10).

Retno mengatakan dirinya telah meminta dukungan dari Palang Merah Internasional (ICRC) untuk membantu evakuasi WNI dari Jalur Gaza di Palestina. Sebagai informasi, jalur Gaza menjadi target utama serangan udara militer Israel.

Retno gencar melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk ICRC. Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para WNI.

“Karena prioritas utama adalah melakukan evakuasi WNI dengan selamat,” kata dia.

Selain dengan ICRC, Menlu Retno juga telah melakukan kontak dengan Brazil selaku Presiden Dewan Keamanan PBB saat ini, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), juga dengan Filipina—yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv, Israel.

Sementara itu kedutaan besar RI di Amman, Beirut, dan Kairo disiagakan penuh untuk memantau perkembangan situasi di wilayah konflik dan untuk memastikan perlindungan bagi WNI yang terdampak. Kemlu RI menyatakan bahwa Indonesia saat ini sedang menyiapkan rencana kontingensi evakuasi WNI dengan beberapa skenario situasi.

Skenario tersebut mencakup kemungkinan mengevakuasi WNI melalui negara-negara terdekat Palestina, yaitu Yordania, Lebanon, dan Mesir.

“Saat ini pemerintah, melalui KBRI Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi WNI yang berada di wilayah Palestina, khususnya 10 WNI yang ada di Jalur Gaza,” kata Juru Bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal pada Selasa (10/10).

Berdasarkan data Kemlu, saat ini tercatat 45 WNI berada di Palestina, dengan 10 orang di antaranya ada di Jalur Gaza.
Selain puluhan WNI tersebut, juga terdapat 230 WNI yang sedang melakukan wisata keagamaan di berbagai titik di Israel dan hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang menjadi korban.

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...