Tim AS dan Boeing Tiba di Korsel untuk Ikut Cari Penyebab Kecelakaan Jeju Air
Tim penyelidik dari Amerika Serikat (AS) dan Boeing sudah tiba di lokasi kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Pejabat di Seoul mengatakan kedatangan mereka bertujuan untuk berpartisipasi pada penyelidikan atas kecelakaan tersebut.
Dikutip dari Yonhap News Agency, penyelidik yang baru datang untuk kecelakaan ini terdiri atas satu anggota dari Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), tiga ahli dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) dan empat perwakilan dari Boeing.
Tim AS tiba di Korea Selatan pada hari Senin, (30/12) melalui Bandara Internasional Incheon dan langsung melakukan perjalanan ke Muan.
Perwakilan AS dan Boeing, bersama dengan 11 anggota Badan Investigasi Kecelakaan Penerbangan dan Perkeretaapian Korea Selatan, saat ini sedang menilai puing-puing dan puing-puing di lokasi kecelakaan. Mereka mencari komponen yang dapat memberikan petunjuk tentang penyebab kecelakaan.
Setelah penyelidikan di lokasi, proses akan dilanjutkan ke tahap analisis. Tahapan ini rencananya melibatkan pemeriksaan bukti dan data yang diekstrak dari dua kotak hitam pesawat.
Namun, salah satu kotak ditemukan rusak di bagian luarnya. Perekam tersebut juga ditemukan dalam kondisi kehilangan konektor yang menghubungkan unit penyimpanan data ke catu daya.
“Pihak berwenang sedang memeriksa metode teknis untuk mengekstrak data meskipun konektornya tidak ada,” kata Kepala Kebijakan Penerbangan di Kementerian Transportasi, Joo Jong-wan dikutip dari Yonhap, Selasa (31/12).
Tim investigasi akan segera memutuskan apakah akan melakukan perbaikan dan analisis terhadap kotak hitam yang rusak di dalam negeri atau mengirimkannya ke NTSB di Amerika Serikat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
