Smartphone dan Komputer Dikecualikan dari Kebijakan Tarif Donald Trump

Rezza Aji Pratama
13 April 2025, 11:19
Donald Trump
apple.com
iPhone 13
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Peralatan elektronik termasuk smartphone dan komputer yang diimpor ke Amerika Serikat dibebaskan dari kebijakan tarif resiprokal oleh Presiden Trump.

Pengecualian ini diumumkan oleh lembaga Customs and Border Protection AS setelah Trump memberlakukan tarif impor 145% terhadap barang-badang dari Cina. Kebijakan ini mencakup smartphone, monitor, dan berbagai komponen elektronik yang masuk ke AS atau sudah dikeluarkan dari gudang paling cepat 5 April 2025. Pembebasan tarif tersebut akan berdampak besar pada raksasa teknologi seperti Apple, yang memproduksi iPhone dan produk lainnya di China.

Seperti dilaporkan oleh CNN, Wedbush Securities memperkirakan sekitar 90% produksi dan perakitan iPhone berpusat di Cina. Laporan lembaga itu menyebut ini menjadi berita terbaik bagi investor teknologi. 

"Perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Apple, Nvidia, Microsoft, dan industri teknologi yang lebih luas dapat bernapas lega akhir pekan ini hingga Senin," kata Wedbush dalam sebuah pernyataan. 

Sementara itu, Counterpoint Research, lembaga yang memantau pengiriman ponsel pintar global, memperkirakan Apple memiliki persediaan hingga enam minggu di Amerika Serikat. Setelah persediaan itu habis, harga diperkirakan akan naik.

Gedung Putih mengatakan pada hari Sabtu bahwa Trump akan terus mendesak perusahaan-perusahaan teknologi untuk memindahkan produksi ke Amerika Serikat.

“Presiden Trump telah menegaskan bahwa Amerika tidak dapat bergantung pada Tiongkok untuk memproduksi teknologi penting seperti semikonduktor, chip, telepon pintar, dan laptop,” kata Sekretaris Gedung Putih Karoline Leavitt.

Levitt menambahkan Presiden Trump telah mengamankan investasi senilai triliunan dolar dari perusahaan teknologi terbesar di dunia, termasuk Apple dan Nvidia. 

Para ekonom telah memperingatkan bahwa biaya tarif pada akhirnya dapat dibebankan kepada konsumen. Ketakutan itu telah membuat banyak orang Amerika bergegas membeli barang-barang mahal, seperti mobil dan elektronik, karena sentimen konsumen telah turun ke rekor terendah.

Nintendo mengatakan pada 4 April bahwa mereka akan menunda tanggal pra-pemesanan konsol gim Switch 2 di AS. Switch 2 yang awalnya dibanderol dengan harga $450, dapat berharga sekitar $600 sebagai akibat dari tarif.

Pemerintahan Trump mengatakan tarif ini akan mendatangkan lebih banyak pekerjaan manufaktur ke Amerika Serikat dan membalikkan penurunan selama beberapa dekade. Namun, beberapa produk tidak dapat dibuat atau ditemukan dengan mudah di Amerika Serikat, sehingga meningkatkan biaya untuk memproduksinya di pabrik-pabrik Amerika. Semikonduktor dan mikrocip termasuk di antara produk-produk yang banyak dialihdayakan ke pabrik-pabrik di Asia karena biaya yang lebih rendah. 

"Presiden telah menyatakan bahwa otomotif, baja, farmasi, chip, dan bahan-bahan khusus lainnya akan dimasukkan dalam tarif khusus untuk memastikan tarif diterapkan secara adil dan efektif," kata seorang pejabat Gedung Putih, dilansir dari CNN.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rezza Aji Pratama

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...