Trump Sebut Thailand dan Kamboja Sepakat Rundingkan Gencatan Senjata

Ameidyo Daud Nasution
27 Juli 2025, 09:07
trump, thailand, kamboja
REUTERS/Carlo Allegri
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah AS akan mengambil alih Jalur Gaza yang hancur akibat perang setelah warga Palestina dimukimkan di tempat lain, pada Selasa (4/2).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemimpin Thailand dan Kamboja telah sepakat bertemu guna merundingkan gencatan senjata. Trump juga mengatakan ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Kamboja serta Pelaksana tugas PM Thailand Phumtham Wechayachai.

"Mereka sepakat untuk segera bertemu dan segera menyusun Gencatan Senjata dan, pada akhirnya, PERDAMAIAN!" tulis Trump di Truth Social seperti dikutip dari CNN, Minggu (27/7).

Trump juga mengatakan ia telah memperingatkan Hun Manet dan Phumtham bahwa AS tidak akan membuat kesepakatan dagang dengan kedua negara tersebut jika konflik perbatasan berlanjut.

“Mereka juga ingin kembali ke meja perundingan dengan Amerika Serikat, yang menurut kami tidak pantas dilakukan sampai pertempuran BERHENTI,” tulis Trump.

Pasukan Thailand disiagakan di perbatasan dengan Kamboja
Pasukan Thailand disiagakan di perbatasan dengan Kamboja (REUTERS/Athit Perawongm)

PM Kamboja Hun Manet berterima kasih kepada Trump atas usulan gencatan senjata. Ia mengatakan telah menyerukan gencatan senjata kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sedangkan Plt PM Thailand Phumtham meminta Trump menyampaikan bahwa Thailand ingin mengadakan dialog bilateral dengan Kamboja untuk menghentikan konflik.

"Thailand ingin mengadakan dialog bilateral sesegera mungkin untuk menghasilkan langkah-langkah dan prosedur bagi gencatan senjata dan penyelesaian konflik secara damai," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Thailand.

Bangkok dan Phnom Penh telah berselisih memperebutkan wilayah yang bersengketa. Sejak bentrokan pecah pada Kamis (24/7), lebih dari 12 orang meninggal dan 150 ribu orang mengungsi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...