Warner Bros Tolak Lagi Tawaran Paramount, Tetap Pilih Diakuisisi Netflix

Agustiyanti
7 Januari 2026, 20:45
Series Terlaris Warner Bros
Katadata
Netflix telah mengajuikan penawaran akuisisi studio dan bisnis streaming WBD seharga US$72 miliar atau setara Rp 1.202 triliun (asumsi kurs Rp 16.700 per dolar AS).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dewan direksi Warner Bros Discovery kembali merekomendasikan agar pemegang saham WBD menolak tawaran pengambilalihan Paramount Skydance. 

Mereka menilai. tawaran Paramount tetap lebih rendah daripada kesepakatan yang sebelumnya diumumkan dengan Netflix untuk membeli studio dan bisnis streaming WBD seharga US$72 miliar atau setara Rp 1.202 triliun (asumsi kurs Rp 16.700 per dolar AS). 

“Kami memiliki perjanjian merger yang ditandatangani dengan Netflix, ini adalah nilai yang menarik, jalur yang jelas menuju penutupan dan perlindungan bagi pemegang saham kami,” kata Ketua Dewan Direksi WBD, Samuel Di Piazza seperti dikutip dari CNBC, Rabu (7/1).

Beberapa hari setelah pengumuman kesepakatan dengan Netflix, Paramount meluncurkan tawaran paksa, langsung kepada pemegang saham sebesar US$30 per saham, tunai penuh untuk seluruh Warner Bros. Discovery, termasuk jaringan TV-nya.

Dewan direksi WBD awalnya merekomendasikan untuk menolak tawaran tersebut. Namun, Paramount kemudian melakukan upaya lain untuk mengambilalih WDB, antara lain dengan menawarkan menjamin dukungan dari miliarder Larry Ellison, ayah dari CEO Paramount Skydance David Ellison pada Desember.  Jaminan ini adalah respons dari pertanyaan yang  sempat diajukan oleh dewan direksi WBD.

Di Piazza sebelumnya mengatakan dewan direksi memiliki kekhawatiran tentang dukungan dari salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison. Dalam penawaran yang diubah akhir tahun lalu, Paramount mengatakan Larry Ellison telah setuju untuk tidak mencabut perwalian keluarga atau mentransfer asetnya secara merugikan selama transaksi yang sedang berlangsung. Namun, Paramount Skydance tidak menaikkan jumlah penawarannya.

“PSKY telah berulang kali gagal mengajukan proposal terbaik untuk pemegang saham WBD meskipun ada arahan yang jelas dari WBD tentang kekurangan dan solusi potensial,” kata dewan direksi WBD dalam surat kepada pemegang saham pada Rabu (7/1).

Melalui surat tersebut, Dewan Direksi menjelaskan, bersama tim manajemen, dan penasihat WBD telah banyak berinteraksi dengan perwakilan Paramount dan memberikan instruksi eksplisit tentang cara meningkatkan penawaran. Namun, Paramount terus mengajukan penawaran yang dinilai masih mencakup banyak kekurangan. 

Kekurangan tersebut tak tampak pada perjanjian merger Netflix. Namun , Paramount menyatakan bahwa penawaran mereka bukanlah proposal ‘terbaik dan terakhir’ mereka.

Paramount pertama kali menunjukkan minat untuk mengakuisisi seluruh aset Warner Bros. Discovery pada September. Perusahaan tersebut mengajukan tiga penawaran pengambilalihan sebelum Warner Bros. Discovery memulai proses penjualan formal dan mengundang penawar lain untuk ikut serta.

Perwakilan Paramount hingga kini belum membalas permintaan komentar kepada CNBC. 

Sedangkan Netflix dalam pernyataan resminya menyambut rekomendasi dewan WBD dan mencatat bahwa mereka telah berinteraksi dengan Departemen Kehakiman AS dan Komisi Eropa mengenai masalah antimonopoli seputar merger tersebut.

“Dewan Direksi WBD tetap sepenuhnya mendukung dan terus merekomendasikan perjanjian merger Netflix, karena mengakui perjanjian tersebut sebagai proposal terbaik yang akan memberikan nilai terbesar bagi para pemegang sahamnya, serta konsumen, kreator, dan industri hiburan yang lebih luas,” kata CEO bersama Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, dalam pernyataan tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...