Piala Dunia 2026 Diproyeksi Ciptakan 824 Ribu Lapangan Kerja Global
Piala Dunia 2026 diproyeksi akan menciptakan sekitar 823.474 lapangan kerja setara penuh waktu (full-time equivalent/FTE) secara global, berdasarkan FIFA World Cup 2026 Socio-Economic Impact Analysis.
Dari jumlah tersebut, Amerika Serikat (AS) diproyeksikan menyumbang sekitar 184.679 pekerjaan, sementara wilayah di luar AS mencatat sekitar 638.796 pekerjaan. Distribusi ini mencerminkan sebaran dampak ketenagakerjaan global dari penyelenggaraan turnamen.
Di AS, sektor akomodasi dan makanan menjadi kontributor terbesar dengan sekitar 31.660 pekerjaan. Kontribusi berikutnya berasal dari transportasi udara dengan sekitar 20.055 pekerjaan, serta aktivitas teknis dan profesional sebesar 17.097 pekerjaan.
Selain tiga sektor utama tersebut, laporan juga mencatat kontribusi signifikan dari sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 16.605 pekerjaan, serta pertahanan dan keamanan dengan sekitar 13.822 pekerjaan.
Sejumlah sektor lain seperti keuangan dan asuransi, kesehatan dan sosial, teknologi informasi dan komunikasi, pendidikan, dan jasa administrasi turut menyumbang dampak ketenagakerjaan dalam skala ribuan pekerjaan.
Sementara itu, di luar AS, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyumbang terbesar dengan sekitar 72.167 pekerjaan, diikuti oleh pertahanan dan keamanan sebesar 48.853 pekerjaan, serta sektor pertanian dengan sekitar 44.193 pekerjaan.
Laporan juga mencatat kontribusi ketenagakerjaan dari sektor konstruksi, keuangan dan asuransi, pendidikan, real estat, serta kesehatan dan sosial, yang secara agregat menyumbang ratusan ribu pekerjaan di luar AS.
Melalui penciptaan ratusan ribu pekerjaan dan nilai sosial, Piala Dunia 2026 menegaskan posisinya bukan hanya sebagai ajang olahraga global, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan ketenagakerjaan internasional.
