Jaga Pasokan Energi Global, AS Siapkan Asuransi Kapal di Teluk Persia

Image title
5 Maret 2026, 11:15
asuransi, kapal, Teluk Persia
Pertamina
Ilustrasi kapal tanker
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat menyiapkan langkah darurat untuk menjaga kelancaran pengiriman energi global di tengah meningkatnya risiko konflik dengan Iran. 

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pemerintah akan menyediakan skema asuransi bagi kapal-kapal yang melintasi kawasan Teluk Persia.

Dilansir dari CBS News, Trump mengatakan lembaga pemerintah U.S. International Development Finance Corporation (DFC) akan memberikan perlindungan asuransi risiko politik bagi kapal-kapal pelayaran internasional yang melintas di kawasan tersebut.

“DFC akan menyediakan asuransi risiko politik untuk semua jalur pelayaran,” ujar Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.

Selain itu, Trump juga menyebut bahwa Angkatan Laut AS siap mengawal kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz jika diperlukan. Sebagai informasi, jalur tersebut merupakan salah satu rute paling penting bagi pengiriman minyak dunia. 

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memastikan “aliran energi global tetap bebas dan aman.”

Kebijakan ini muncul setelah sejumlah perusahaan asuransi internasional menarik diri dari penjaminan kapal di kawasan Teluk akibat meningkatnya risiko perang. 

Penangguhan Asuransi

Beberapa perusahaan seperti NorthStandard, London P&I Club, dan American Club dilaporkan menghentikan sementara perlindungan asuransi bagi kapal yang melintasi perairan Iran dan wilayah Teluk.

Penangguhan tersebut memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur perdagangan energi global. Gangguan terhadap pengiriman minyak bahkan mulai mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan biaya bahan bakar.

DFC sendiri merupakan lembaga pembiayaan pembangunan milik pemerintah AS yang didirikan pada 2019 untuk mendukung proyek investasi global. 

Lembaga ini menyediakan berbagai skema pembiayaan, termasuk pinjaman, investasi, dan asuransi risiko politik guna mendukung proyek di sektor energi, kesehatan, infrastruktur, hingga teknologi di negara berkembang.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...