Presiden Iran Puji Spanyol yang Tak Dukung Serangan AS - Israel
Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji Spanyol yang tak ikut Amerika Serikat-Israel dalam menyerang mereka. Pezeshkian juga menyebut sikap Spanyol menunjukkan masih ada etika yang terbangun di negara-negara barat.
Hal tersebut disampaikan Pezeshkian dalam unggahan di akun X pada Rabu (4/3) atau Kamis (5/3). Ia mengatakan, Spanyol memiliki sikap bertanggung jawab dalam menentang agresi militer.
"Saya memuji para pejabat Spanyol atas pendirian mereka," kata Pezeshkian.
Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez enggan memberikan izin kepada AS untuk menggunakan pangkalan militer mereka dalam menyerang Iran.
Dampaknya, Presiden AS Donald Trump meradang dan mengancam untuk memutus hubungan dagang dengan Negeri Matador. Trump memerintahkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk menyiapkan teknis pemutusan hubungan dagang.
"Kami akan memutus semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin ada hubungan dengan Spanyol," kata Trump saat bertemu Kanselir Jerman Fiederich Merz di Gedung Putih, Washington D.C., Selasa (4/3) seperti dikutip dari The Guardian.
Mendapatkan ancaman tersebut, Pedro Sanchez merespons dengan mengkritik serangan AS dan Israel terhadap Iran sebagai bencana. Dia juga meminta AS untuk belajar dari sejarah.
“Seringkali perang besar dimulai dengan rangkaian peristiwa yang meluas di luar kendali akibat perhitungan yang salah, kegagalan teknis, dan keadaan yang tidak terduga,” kata Sanchez dalam pidato yang disiarkan di televisi Spanyol, pada Rabu (4/3) pagi, seperti dikutip CNBC.

