Kronologi Iran dan AS Sepakat Gencatan Senjata hingga Selat Hormuz Dibuka
Amerika Serikat dan Iran meyepakati gencantan senjata selama dua minggu mulai kemarin, Selasa (7/4). Persetujuan tersebut dicapai 90 menit sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat untuk melakukan serangan besar-besaran pada Iran, yakni pukul 20.00 waktu Tanah Persia.
Trump mengumumkan genjatan senjata tersebut melalui media sosial setelah didesak oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang bertindak sebagai mediator negosiasi antara AS dan Iran.
"Kami akan menghentikan pengeboman dan serangan ke Iran untuk periode dua minggu selama Iran setuju untuk membuka penuh, segera, dan aman Selat Hormuz," kata Trump seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (8/4).
10 Poin Proposal Iran
Trump belum mempublikasikan rincian negosiasi damai yang dilakukan bersama Iran dan Pakistan. Namun mengakui telah menerima proposal 10 poin dair Iran saat ini.
Trump menilai proposal damai besutan Iran dapat menjadi basis untuk proses negosiasi lebih lanjut. Sebab, hampir seluruh poin dalam proposal tersebut telah disetujui antara Amerika Serikat dan Iran. "Periode gencatan senjata selama dua pekan akan mengizinkan sebuah perjanjian difinalisasi dan dilaksanakan," katanya.
Pemerintah Iran belum menerbitkan secara resmi proposal 10 poin yang dimaksud. Namun Mehr News Agency telah mempublikasikan proposal 10 poin tersebut, yakni:
1. Amerika Serikat berkomitmen untuk memastikan tidak ada aksi agresi lebih lanjut;
2. Iran melanjutkan kontrol terhadap Selat Hormuz;
3. Penerimaan hak program pengayaaan nuklir oleh Iran;
4. Pengangkatan sanksi primer;
5. Pengangkatan sanksi sekunder;
6. Penghentian semua resolusi PBB yang melawan Iran;
7. Penghentian semua resolusi Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional yang melawan Iran;
8. Repatriasi seluruh kerusakan yang dialami Iran akibat perang;
9. Penarikan seluruh angkatan militer Amerika Serikat dari kawasan;
10. Penghentian pertempuran di semua sisi, termsuk Lebanon;
Gedung Putih melaporkan Israel telah setuju melakukan genjatan senjata saat ini. Namun pemerintah Israel belum menyatakan posisi resmi terhadap gencatan senjata maupun proposal 10 poin buatan Iran.
Selat Hormuz Dibuka
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meyebutkan ada dua aktor mediator dalam perundingan damai antara Amerika Serikat dan negaranya, yakni Perdana Menteri Shehbaz dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Munir.
Araghchi menjelaskan keputusan gencatan senjata dicapai setelah pemerintah Amerika Serikat menerima kerangka proposal perdamaian 10 poin dari negaranya. Sementara itu, pemerintah Iran akan menjadikan proposal damai 15 poin buatan Amerika Serikat menjadi basis negosiasi.
"Dengan ini saya menyatakan atas nama Konsil Keamanan Tertinggi Nasional: Jika serangan terhadap Iran dihentikan, kekuatan militer kami yang kuat akan menghentikan operasi pertahanan mereka," kata Araghchi dalam keterangan resmi, Rabu (8/4).
Araghchi memsatikan seluruh kapal dapat melalui Selat Hormuz dengan aman hingga 22 April 2026. Namun seluruh kapal yang ingin melintas tetap harus berkoordinasi dengan angkatan militer Iran.
Araghchi menyampaikan koordinasi dengan militer Iran dibutuhkan akibat keterbatasan teknis. Namun Araghchi tidak menjelaskan lebih lanjut keterbatasan yang dimaksud.
