Trump Buka Kans Serang Iran Lagi: Jika Perilaku Mereka Buruk

Ameidyo Daud Nasution
3 Mei 2026, 10:47
trump, iran, minyak
REUTERS/Carlo Allegri
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah AS akan mengambil alih Jalur Gaza yang hancur akibat perang setelah warga Palestina dimukimkan di tempat lain, pada Selasa (4/2).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengingatkan Iran bahwa AS bisa memulai serangan lagi jika Teheran berperilaku buruk. Saat ini, Trump masih menunggu rumusan pasti kesepakatan dengan Iran.

"Jika mereka (Iran) melakukan sesuatu yang buruk, sekarang kita akan lihat. Tetapi itu adalah kemungkinan yang bisa terjadi," kata Trump pada Sabtu (2/5) dikutip dari Reuters.

Trump sebelumnya telah berulang kali mengatakan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir. Pada Jumat (1/5), dia mengaku tak puas dengan proposal terbaru Iran.

Sedangkan Iran menyatakan siap bernegosiasi jika AS mengubah pendekatannya. Seorang pejabat senior Iran mengatakan proposal Iran yang sejauh ini ditolak oleh Trump akan membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz dan mengakhiri blokade AS terhadap Iran sambil menunda pembicaraan tentang program nuklir Iran.

Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia tak menyukai tindakan militer. Dia bahkan telah menyurati Kongres AS bahwa AS tak melanjutkan konflik karena gencatan senjata telah mengakhiri permusuhan dua negara.

Kapal Tanker di Selat Hormuz
Kapal Tanker di Selat Hormuz (Reuters)

Meski demikian, Trump berada di bawah tekanan domestik untuk mematahkan kuasa Iran di Selat Hormuz. Partai Republik juga menghadapi risiko reaksi negatif karena harga minyak dunia yang melonjak.

Sedangkan media Iran melaporkan bahwa Teheran menyodorkan proposal berisi 14 poin. Isinya mencakup penarikan pasukan AS, pencabutan blokade, pembebasan aset Iran, pencabutan sanksi, pembayaran kompensasi, mengakhiri perang Lebanon, hingga kontrol terhadap Selat Hormuz.

Seorang pejabat Iran juga optimistis proposal terbaru Teheran merupakan perubahan untuk memfasilitasi kesepakatan dengan AS. Berdasarkan proposal tersebut, perang akan berakhir dengan jaminan AS dan Israel tak lagi menyerang Iran. Sebagai gantinya, Negeri Mullah akan membuka Selat Hormuz dan AS tak lagi melakukan blokade.

Namun, Iran juga membidik pembicaraan selanjutnya untuk membahas program nuklir mereka. Iran akan menuntut Washington agar mengakui hak mereka memperkaya uranium demi tujuan damai.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...