Perayaan Kemenangan PSG Berujung Ricuh, Ratusan Orang Ditangkap di Paris
Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions berujung ricuh setelah sejumlah suporter bentrok dengan aparat kepolisian di berbagai sudut Kota Paris, Sabtu (30/5). Polisi menangkap ratusan orang dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa setelah situasi di sejumlah titik mulai tidak terkendali.
Kericuhan terjadi, salah satunya, di kawasan sekitar Stadion Parc des Princes. Sejumlah suporter terlihat menyalakan dan melemparkan kembang api, sementara sebagian lainnya membawa suar sambil bernyanyi merayakan keberhasilan tim kebanggaan mereka melawan Arsenal. Namun, suasana kemudian memanas ketika sejumlah orang menyalakan petasan ke arah petugas keamanan serta melakukan aksi vandalisme.
Aparat kepolisian juga terlihat mengejar kelompok-kelompok suporter yang berlarian ke jalan-jalan sekitar stadion. Bentrokan sporadis pun tak terhindarkan saat petugas berupaya mengendalikan massa dan mengamankan kawasan tersebut.
Selain bentrokan dengan aparat, sejumlah aksi perusakan turut terjadi selama perayaan berlangsung. Beberapa sepeda listrik dan tempat sampah dilaporkan dibakar di sejumlah lokasi, menambah ketegangan di tengah euforia kemenangan PSG.
Hingga Minggu (31/5) dini hari, ratusan orang dilaporkan telah ditangkap terkait kericuhan tersebut. Pihak berwenang terus memperketat pengamanan di berbagai titik di Paris guna mencegah meluasnya gangguan keamanan selama perayaan gelar Liga Champions PSG.
