Mengenal Siklus Hidup Kelinci, dari Lahir, Hamil hingga Melahirkan
Siklus hidup kelincimelewati proses berkembang biak dengan cara melahirkan. Oleh karena itu, kelinci juga termasuk hewan vivipar. Hewan vivipar adalah jenis hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Proses ini dilakukan oleh hewan betina.
Hewan vivipar memiliki karakteristik melahirkan dari induknya betina, memiliki kelenjar susu, mampu menyusui, tubuhnya dilapisi bulu dan memiliki daun telinga. Kelinci memiliki karakteristik tersebut.
Masa Siklus Hidup Kelinci
Siklus hidup kelinci diklasifikasikan menjadi 9 masa. Berikut siklus hidup kelinci yang diklasifikasikan dalam beberapa masa:
- Masa Kehamilan: 29 hingga 31 hari.
- Masa Penyapihan: 6 hingga 8 minggu.
- Masa Dewasa: Usia 4 hingga 10 bulan.
- Masa Dikawinkan: Usia 6 hingga 12 bulan.
- Masa Perkawinan setelah beranak: 1 minggu setelah anak kelinci disapih.
- Masa Siklus Birahi: 2 Minggu.
- Masa Ovulasi: 9 hingga 13 jam setelah kawin.
- Masa Fertilitas: 1 hingga 2 jam setelah kawin.
Kelinci merupakan hewan yang menarik. Pasalnya, kelinci dapat melahirkan hingga 2040 bayi setiap tahunnya. Oleh karena itu, banyak yang membangun peternakan kelinci.
Pada pokoknya, siklus hidup kelinci adalah anak kelinci menjadi kelinci muda dan berkembang biak serta menjadi kelinci dewasa. Untuk memahaminya lebih lanjut, berikut siklus hidup kelinci yang meliputi masa kawin, hamil, melahirkan, dan menyusui hingga menyapih beserta penjelasan selengkapnya.
Siklus Hidup Kelinci Berdasarkan Masa Hidupnya
Kelinci yang sehat dan memiliki nutrisi yang baik dapat bertahan hidup sekitar 5 hingga 10 tahun. Kelinci akan berukuran kecil sejak melahirkan hingga usia 9 bulan. Tubuhnya akan lebih kecil daripada kelinci usia dewasa.
Kemudian pada usia 4 hingga 5 tahun, tubuh kelinci akan membesar hampir menyerupai kelinci tua. Kelinci usia 4 hingga 5 tahun adalah kelinci muda. Selanjutnya, pada usia 5 hingga 10 tahun disebut kelinci tua. Pada fase ini kelinci akan terlihat lebih besar dan ada tanda-tanda penuaan.
Untuk mengetahui usia kelinci dapat dengan cara sebagai berikut:
- Kelinci usia 6 hingga 8 hari: mata dan telinganya akan terbuka dan ada bulu tipis.
- Kelinci usia 2 minggu: bulu kelinci sudah tumbuh di seluruh tubuhnya.
- Kelinci usia 2 minggu ke atas: kelinci akan mengeksplor wilayahnya. Ia akan menggigit rumput.
- Kelinci usia 3 minggu: kelinci akan meninggalkan sarang dan beraksi saat ada suara. Ia akan lebih mengeksplor wilayahnya.
- Kelinci usia 4 hingga 5 minggu: kelinci akan mengalami penyapihan hingga usia 8 minggu.
- Kelinci usia 4 hingga 6 bulan: kelinci akan menunjukkan tanda-tanda kedewasaannya dan tertarik kepada lawan jenis.
- Kelinci usia tua: kelinci akan lebih banyak tidur dan berkurang nafsu makannya. Ia tidak banyak bereaksi dan tidak tertarik dengan lingkungannya. Jika memiliki kelinci tua, maka pemelihara wajib memperhatikan dan memelihara kelinci dengan baik.
Siklus Hidup Kelinci dari Masa Kawin, Hamil, Menyusui hingga Menyapih
Dalam masa kawin, kelinci betina akan memliki vulva yang agak merah keunguan. Ia akan menggosok-gosokkan badannya ke kandang, tempat makan, atau tempat minum.
Setelah melakukan perkawinan, kelinci betina akan mengalami masa ovulasi sekitar 9 hingga 13 jam setelahnya. Kelinci betina kemudian akan mengalami kehamilan selama kurang lebih 30 hari. Dalam masa kehamilan, kelinci betina cenderung agresif dan kerap berada di dalam kandang.
Ciri-ciri kelinci hamil yakni sebagai berikut:
1. Perut Membuncit dan Semakin Besar Sesuai Usia Kehamilan
Pada usia 7 hari, perut akan terlihat menebal dan membuncit di bagian tengah. Kemudian pada 14 hari, perut bagian bawah juga turut membesar hingga anus. Pada kehamilan usia 17 hari, perut akan terlihat membuncit keseluruhan.
2. Mulut Memerah
Kelinci yang hamil, pada usia kehamilan 14 hari akan menunjukkan tanda-tanda salah satunya warna mulutnya yang merah. Untuk memastikannya, dapat mengecek mulut kelinci dengan cara membuka dan memeriksa keseluruhan.
3. Nafsu Makan Meningkat Drastis
Kelinci yang sedang hamil cenderung meningkat nafsu makannya. Hal ini karena kelinci membutuhkan nutrisi yang lebih banyak seiring bertambahnya anak yang dikandungnya. Pastikan makanan kelinci memiliki nutrisi yang cukup untuk menunjang kehamilannya.
4. Lebih Agresif
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kelinci yang sedang hamil akan lebih agresif. Hal ini akan cenderung terjadi kepada kelinci yang baru pertama kali merasakan kehamilan. Agar tidak merasa stress, pastikan kandang nyaman dan jangan mengajaknya bermain jika ia tidak nyaman.
Jika masih meragukan tanda-tanda di atas, maka pemilik dapat membawa kelinci ke vet untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pastikan kelinci sehat secara keseluruhan. Kelinci betina dapat melahirkan 4 hingga 10 kelinci. Jumlah ini juga bergantung pada ras kelinci tersebut.
Setelah melahirkan, kelinci dapat hamil lagi beberapa hari kemudian. Siklus hidup kelinci sangat cepat dan ia dapat kawin lagi dan beranak lagi. Kelinci betina dapat melahirkan sebanyak 7 kali. Induk kelinci menyusui anaknya satu hari sekali yakni ketika subuh. Ia akan menyusui anaknya selama 2 hingga 3 minggu saja.