5 Hal yang Wajib Diketahui Tentang Strict Parents, Arti hingga Dampak
ZIGI – Salah satu topik yang kerap dibahas ketika membincangkan tentang pola asuh terhadap anak adalah strict parents atau orang tua yang kaku dan disiplin. Benarkah model parenting tersebut bisa mengarahkan anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik?
Atau justru sebaliknya, strict parents bisa membuat karakter anak tumbuh tidak sesuai yang diharapkan? Berikut Zigi.id bagikan hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang strict parents. Simak sampai habis ya.
Baca Juga: 5 Fakta Fenomena Embun Upas di Dieng, Suhu Udara Sampai Minus
1. Definisi Strict Parents
Sebelum lebih dalam membahas tentang model parenting yang satu ini, tentu saja kita perlu mengetahui artinya terlebih dahulu. Mengutip laman Parenting for Brain pada Rabu, 6 Juli 2022, strict parents dalam pandangan psikologi adalah orang tua yang menempatkan standar dan tuntutan tinggi pada anak-anak mereka.
Orang tua dengan model asuh seperti ini berpotensi bisa menjadi otoriter terhadap anak-anaknya jika terlalu keras. Namun ketika orang tua menerapkan standar tinggi dengan dukungan yang responsif kepada anak-anak mereka, mereka adalah orang tua yang berwibawa.
Orang tua yang berwibawa masih bisa menghargai pemikiran mandiri anak-anaknya sedangkan yang otoriter tidak. Sebab mereka yang otoriter seringkali terlalu ketat dan sewenang-wenang terhadap anak.
2. Alasan Orangtua Jadi Strict Parents
Ada pelbagai alasan orang tua menerapkan pola asuh strict parents terhadap anaknya. Beberapa orang tua menerapkan aturan yang ketat kepada anaknya karena memiliki ekspektasi yang tinggi.
Ada memilih model asuh strict parents karena ingin mengontrol anak-anaknya. Mereka takut dianggap sebagai orang tua yang tidak kompeten apabila anak-anak mereka melakukan kesalahan. Orang tua seperti ini lebih memperhatikan perasaan dan ketidakamanan mereka sendiri daripada kesejahteraan anak-anak mereka.
Ada pula mereka yang tidak ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang membangkang. Mereka percaya bahwa seorang anak akan menuruti orang tua jika diberi ketegasan.
3. Tanda-tanda Orangtua Terapkan Strict Parents
Terdapat beragam tanda-tanda orang tua menerapkan model strict parents dalam mendidik anak-anaknya. Mereka biasanya:
- memiliki banyak aturan ketat dan menuntut;
- menuntut anak mereka untuk mematuhi secara membabi buta harapan mereka;
- menghukum berat karena melanggar aturan;
- tidak memberi ruang untuk anak mereka mempertanyakan otoritas orang tua;
- dingin, tidak responsif terhadap anak-anak mereka;
- menggunakan kata-kata yang memalukan dan kasar dan lain sebagainya.
4. Apakah Strict Parents Baik atau Buruk?
Pada dasarnya setiap orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anak-anak mereka. Pertanyaannya, apakah pola asuh strict parents bisa menjadikan anak-anak lebih baik?
Ketegasan orang tua dalam mendidik anak-anaknya perlu dibutuhkan. Dengan catatan, orang tua sebaiknya tidak terlalu halus dan tidak terlalu kasar kepada anak-anak.
Ketika memilih pola asuh strict parents, ketegasan yang diberikan kepada anak sebaiknya masih diselipi sisi fleksibel. Orang tua tidak boleh terlalu otoriter agar tidak memberikan dampak buruk kepada anak-anak mereka.
5. Dampak Strict Parents yang Berlebihan
Strict parents atau orang tua yang terlalu ketat kepada anak bisa memberikan dampak negatif lho guys. Menurut studi Journal of Happiness Studies dari Cheng H. Furnham, menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam rumah tangga yang terlalu ketat cenderung tidak bahagia dan menunjukkan gejala depresi.
Di beberapa negara, seperti Hong Kong dan Australia, anak-anak yang dibesarkan di rumah tangga yang terlalu ketat lebih rentan terhadap upaya atau ide bunuh diri.
Dampak lain dari pola asuh yang terlalu ketat adalah pemberontakan, kemarahan dan kenakalan. Meski beberapa orang tua berpikir bahwa pengasuhan yang ketat menghasilkan anak-anak yang berperilaku lebih baik, penelitian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan seperti itu sebenarnya menghasilkan anak-anak yang memiliki lebih banyak masalah perilaku.
Itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang strict parents. Apakah kamu termasuk anak yang berada di bawah pengawasan strict parents atau sebaliknya?
Baca Juga: 5 Fakta Citayam Fashion Week yang Viral di Kawasan Sudirman
