Jokowi Undang Zohri, Sang Juara Dunia Lari U-20 ke Istana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Lalu Muhammad Zohri ke Istana Kepresidenan pada Senin pekan depan. Undangan ini sebagai wujud kebanggaan Presiden bagi Zohri yang baru memenangkan lari 100 meter dalam kejuaraan dunia U-20 di Finlandia.
"Saya bangga, kita bangga, seluruh masyarakat bangga, atas prestasi yang telah dicapai oleh Lalu Muhammad Zohri dari NTB. Semuanya pasti bangga," kata Jokowi dalam keterangan resminya saat berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/7).
Jokowi mengatakan keberhasilan Zohri bisa menjadi penyemangat bagi para atlet lain untuk lebih berprestasi di kancah kompetisi olahraga dunia. Secara khusus mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap Zohri bisa lebih bersemangat dalam meraih tambahan emas di nomor lari 100 meter.
(Baca: Bakat Alami Zohri dan Juara Atletik Dunia Diluar Dugaan)
Presiden juga menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk merenovasi rumah Zohri di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Hal ini seiring pemberitaan yang menyebut tempat tinggal Zohri dalam kondisi memprihatinkan. "Itu sebagai ungkapan rasa bangga rakyat Indonesia," kata Jokowi.
Kemarin Jokowi telah memberikan responsnya atas kemenangan Zohri. Presiden juga mengatakan kemenangan Zohri ini merupakan modal Indonesia untuk menapaki Asian Games 2018 Agustus mendatang. Dia juga menyinggung juara bulu tangkis untuk ganda campuran dan ganda putra badminton pada Indonesia Open beberapa waktu lalu dapat menjadi persiapan yang baik dalam helatan olah raga Asia nanti. "Ini jadi modal untuk Asian Games," kata Jokowi.
Kemenangan Zohri di Kejuaraan Dunia U-20 International Associations of Athletic Federation (IAAF) cukup mengejutkan dan menjadi viral di media sosial. Sebab, medali emas diprediksi bakal diraih oleh dua rivalnya dari AS, Anthony Schwartz dan Eric Harrison. Dia juga mengalahkan Henrik Larsson, pelari unggulan dari Swedia.
(Baca juga: Pelari Asal NTB Raih Medali Emas di Kejuaraan Atletik Dunia)
Kejutan itu pun makin terlihat jelas ketika panitia penyelenggara IAAF tidak menyiapkan bendera Indonesia. Alhasil, Zohri berfoto di antara dua pelari, peraih medali perak dan perunggu, yang mengenakan bendera AS.