Puslabfor Polri dan INAFIS Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Image title
23 Agustus 2020, 10:27
kejaksaan agung, polisi, kebakaran Kejagung
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jl. Sultan Hasanuddin Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020). Polisi telah menerjunkan tim untuk mnegetahui penyebab kebakaran.

Kepolisian telah menerjunkan petugas untuk mengetahui penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung pada Sabtu (22/8) malam. Mereka menurunkan tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) untuk menyelidiki asal mula munculnya api.

Kebakaran yang melanda gedung Kejaksaan Agung terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 19.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada Minggu (22/8) pukul 06.40. Bangunan yang terbakar berada di samping jalan protokol mengarah ke Senayan atau di seberang jalur MRT Jakarta.

"Hari ini tim sudah kami turunkan untuk mengungkap penyebab kebakaran," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Nana Sudjana, Minggu (23/8).

Nana mengatakan kebakaran yang terjadi menyebabkan kerusakan parah karena melalap habis enam lantai. Dari keterangan yang didapatkannya, api muncul dari lantai enam dan terus menjalar sampai lantai satu.

Sedangkan kejadian tersebut melanda bagian intelijen, kepegawaian, dan administrasi Kejagung. Selain memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP), kepolisian juga akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. 

Sebelumnya petugas berhasil menjinakkan api dengan mengarahkan 65 unit kendaraan pemadam kebakaran dan dua unit mobil Brontho Sky Lift yang dilengkapi oleh wahana angkat setinggi 100 meter. Saat ini proses pendinginan gedung sedang dilakukan.

"Untuk memastikan api sudah benar-benar padam dan tidak terjadi menyala lagi," tulis akun Humas Damkar DKI Jakarta di akun Instagram, dikutip Minggu (23/8).

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang turut memantau proses pemadaman mengatakan gedung yang terbakar yakni pembinaan, biro kepegawaian, keuangan serta perencanaan dan biro umum. Dia memastikan seluruh berkas-berkas penanganan perkara yang tengah dilakukan aman.

Tak hanya itu, seluruh tahanan kasus dugaan korupsi yang ditahan di Kejaksaan pun dipastikan selamat dan telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Jadi berkas perkara dan tahanan aman," kata dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD melalui cuitannya di akun Twitter meminta masyarakat tidak berspekulasi terlalu jauh mengenai dugaan terjadinya kebakaran. Dia juga memastikan kelanjutan penanganan perkara yang tengah diusut Korps Adhyaksa tak terganggu.  "Gedung yang terbakar adalah ruang intelijen dan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata dia.

Reporter: Tri Kurnia Yunianto, Antara

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...