Luhut Soroti 2 Juta Data Corona Telat Masuk, Rasio Positif Bisa Turun

Ameidyo Daud Nasution
6 Februari 2021, 10:18
luhut, covid-19, dua juta kasus
Menko Marves
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mendengarkan masukan dari ahli epidemiologi dalam pertemuan secara virtual pada Kamis (4/2).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyatakan ada dua juta data terkait Covid-19 yang belum masuk laporan pemerintah. Meski demikian, data tersebut akan menurunkan positivity rate kasus corona.

Ini lantaran ada banyak kasus negatif yang belum terlaporkan di dalam dua juta data tersebut. Juru Bicara Kemenko Marves Jodi Mahardi juga menjelaskan pemerintah bukan bermaksud untuk menutup-nutupi data.

Advertisement

“Karena memang banyak data kasus negatif yang tertunda untuk dilaporkan,” kata Jodi dalam keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Sabtu (6/2).

Jodi menjelaskan selama ini banyak laboratorium yang lebih dulu melaporkan kasus positif agar mendapatkan penanganan. Ini membuat data kasus negatif tertunda untuk dilaporkan.

“Karena jumlah tes yang besar dan tenaga entry terbatas, laboratorium cenderung melaporkan lebih dulu hasil positif,” katanya.

Permasalahan data ini awalnya disampaikan Luhut saat pertemuan dengan ahli kesehatan dan epidemiolog, Kamis (4/2). Luhut akan fokus pada pembenahan integrasi sistem agar data yang disampaikan ke depannya faktual.

“Menko Luhut melihat pandemi sebagai momentum yang tepat untuk memperbaiki sistem database,” kata Jodi.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement