Tekan Laju Kasus Covid-19, PPKM Mikro di Bangkalan Diperketat

Lavinda
Oleh Lavinda
19 Juni 2021, 08:45
Pemerintah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR kepada pekerja di salah satu perusahaan di Jalan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/6/2021). Hal ini dilakukan kepada pekerja asal Madura untuk menelusuri penyebaran COVID-19 menyusul meningkatnya kasus COVID-19 di Bangkalan, Madura.

Pemerintah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan dan meningkatnya kasus Covid-19, menyusul peristiwa perusakan sejumlah fasilitas di Pos Penyekatan Suramadu sisi Surabaya yang terjadi sebelumnya.

Kenaikan kasus positif Covid-19 di Bangkalan naik signifikan usai libur Lebaran 2021. Hal itu membuat pemerintah setempat melakukan penyekatan di perbatasan Madura-Surabaya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito mengatakan pengetatan PPKM di Bangkalan dilakukan dengan cara menambah jumlah personel yang berjaga di posko penyekatan.

"Hal itu dilakukan guna membantu penegakan disiplin protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif, dan kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri," ujar pria yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 dalam keterangan tertulis yang diterima Katadata.co.id, Sabtu (19/6).

Demi menekan laju angka penularan, pemerintah setempat berkoordinasi dengan pihak terkait juga gencar mengadakan vaksinasi di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Ganip saat meninjau kegiatan vaksinasi di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (18/6). Dalam kunjungan tersebut, turut hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Vaksinasi kali ini diikuti 63 vaksinator, terdiri atas personel TNI AD 14 vaksinator, TNI AL 7 vaksinator, TNI AU 7 vaksinator, Polri 7 vaksinator dan Dinkes 28 vaksinator. Total peserta dalam kegiatan vaksinasi itu tercatat mencapai 2.000 peserta.

Peningkatan kasus Covid-19 di Bangkalan mulai merangkak dalam beberapa waktu terakhir, setelah tak ada penambahan kasus pada 13-14 Mei 2021, kasus Covid-19 kemudian bertambah perlahan saban hari.

Lonjakan kasus Covid-19 mengakibatkan rumah sakit setempat menutup pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 5-8 Juni 2021. Keputusan tersebut untuk melindungi tenaga kesehatan yang membantu para pasien Covid-19, setelah beberapa di antaranya ikut terpapar dan meninggal dunia. Alhasil, sejumlah pasien Covid-19 dari Kabupaten Bangkalan dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...