Dalami Kasus BUMD Gas, Kejagung Segera Periksa Sekretaris SKK Migas

Image title
12 Oktober 2021, 12:19
Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersiap menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Rabu (14/8/2019). Alex Noerdin memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tidak pidana korupsi dana hibah dan bantuan
ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersiap menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Rabu (14/8/2019). Alex Noerdin memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tidak pidana korupsi dana hibah dan bantuan sosial Pemprov Sumatera Selatan tahun anggaran 2013.

Kejaksaan Agung (Kejagung) segera menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Sekretaris Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Yusuf Asmara, dalam kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh Perusahaan Daerah (PD) Pertambangan dan Energi (PDE) Sumatera Selatan. 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampdisus) Kejaksaan Agung Supardi mengatakan Yusuf sedianya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (11/10). Namun, ia berhalangan hadir dan minta penjadwalan ulang. "Belum tahu kapan [jadwal pemeriksaan ulang], ujarnya, Senin (11/10).

Advertisement

Selain memanggil pihak SKK Migas, Kejaksaan Agung juga memeriksa karyawan PDPDE bernama Hellen Poulina. Keterangannya sebagai saksi diperlukan untuk mendalami transaksi keuangan dalam kasus tersebut. 

Supardi menyampaikan Kejagung juga sudah menyita sejumlah dokumen terkait kasus tersebut. Dokumen-dokumen ini berasal dari berbagai pihak termasuk saksi lama yang sudah diperiksa. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama dengan Direktur Utama PDPDE Sumsel Muddai Madang sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, Alex diduga menyetujui kerjasama antara  PDPDE Sumsel dengan PT Dika Karya Lintas Nusa (DKLN) yang juga dipimpin oleh Muddai Madang. Keduanya bersekongkol untuk mendapatkan gas alokasi bagian negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Reporter: Nuhansa Mikrefin
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement