Menlu: RI Telah Beri 270 Juta Dosis Vaksin, Tertinggi Kelima Di Dunia

Ameidyo Daud Nasution
6 Januari 2022, 17:11
vaksin, menlu, covid-19
Youtube/Sekretariat Presiden
Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi

Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi memaparkan capaian salah satu capaian Indonesia pada tahun lalu. Ia mengatakan RI telah mampu memberikan lebih dari 270 juta dosis vaksin Covid-19, tertinggi di dunia setelah Cina, India, Amerika Serikat, dan Brasil.

Retno mengatakan jumlah ini tercapai dengan peran diplomasi. Ia mengatakan dari jumlah vaksin tersebut, sebanyak 20,1% berasal dari skema COVAX AMC Engagement Group dan dukungan dose sharing negara sahabat yang didapatkan secara gratis.

“Tantangan selanjutnya adalah memenuhi target 70% vaksinasi penuh pada pertengahan 2022,” kata Retno dalam pernyataan pers tahunan, Kamis (6/1).

Indonesia juga telah mampu mencapai vaksinasi penuh kepada 40% penduduk pada akhir tahun 2021. Retno mengatakan  diplomasi terus dilakukan untuk mengamankan pasokan vaksin Covid-19.

RI juga aktif memperjuangkan kesetaraan akses vaksin global di seluruh forum internasional. Salah satu yang dilakukan adalah lewat COVAX di mana Retno duduk sebagai salah satu co-chairs.

COVAX adalah Inisiatif global untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 secara gratis. Retno mengatakan hingga pekan keempat Desember, kerja sama multilateral ini telah berhasil menyalurkan 811 juta dosis vaksin kepada 144 negara.

“Ke depan, COVAX akan terus memperkuat infrastruktur distribusi, logistik, dan kapasitas tenaga kesehatan di negara penerima,” katanya.

Sedangkan vaksinasi Covid-19 di Indonesia hingga Rabu (5/1) telah mencapai 285,14 juta dosis. Rinciannya, vaksinasi dosis 1 telah diberikan sebanyak 167,53 juta dosis, 115,08 juta untuk dosis 2 dan sebanyak 2,53 juta dosis lainnya untuk vaksinasi gotong royong.

Pemerintah akan memulai vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster mulai 12 Januari mendatang. Nantinya, harga eceran tertinggi dan pelayanan vaksin berbayar akan ditentukan dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

Hingga saat ini, jenis vaksin yang memasuki proses registrasi dosis booster meliputi vaksin Pfizer, AstraZeneca, Sinovac, dan Zifivax. Selain itu, ada pula vaksin Sinopharm produksi Beijing Bio-Institute Biological Products Co, Tiongkok yang memasuki tahap praregistrasi.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...