Forum Orang Tua Mahasiswa Minta Bantuan DPR untuk Atasi Konflik di ITB

Image title
21 Maret 2022, 23:12
Suasana kawasan gedung Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB yang sepi di Kawasan Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022). Aktivitas dan proses belajar mengajar di Kampus SBM ITB untuk sementara tidak beroperasi akibat terjadinya polemik antar
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc.
Suasana kawasan gedung Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB yang sepi di Kawasan Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022). Aktivitas dan proses belajar mengajar di Kampus SBM ITB untuk sementara tidak beroperasi akibat terjadinya polemik antara forum dosen SBM ITB dengan kebijakan Rektor ITB terkait pencabutan hak swakelola SBM ITB.

Konflik antara Forum Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan pihak rektorat belum menemui solusi. Masalah ini dimulai dengan adanya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menilai pengelolaan anggaran SBM ITB tidak sesuai statuta ITB.

Melihat persoalan yang tak kunjung menemukan titik akhir, Forum Orang Tua Mahasiswa (FOM) SBM ITB menemui Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk meminta kejelasan mengenai pendidikan anak mereka. Sebab, sebelumnya FOM SMB ITB telah memberikan ultimatum kepada pihak rektorat agar menyelesaikan masalah ini, tetapi hingga tenggat yang ditentukan pada 18 Maret 2022 lalu, masalah tak kunjung menemukan solusi. 

Advertisement

Ali Nurdin, salah satu perwakilan FOM SBM ITB, saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR menjelaskan kondisi yang mereka alami karena terimbas konflik antara Forum Dosen SBM ITB dengan pihak rektorat.

“Kami berharap, kami tidak perlu sampai melakukan upaya hukum. Tapi apabila mutu pendidikan bagi anak-anak kami berkurang, kami sebagai orang tua memiliki kewajiban untuk mempertahankan hak-hak kami,” kata Ali. 

Pada surat sebelumnya, FOM SBM ITB telah meminta pihak Majelis Wali Amanat (MWA) sebagai lembaga tertinggi yang menyusun dan menetapkan kebijakan umum di ITB agar mengeluarkan sikap untuk membawa SBM ITB kembali ke status quo, serta mengembalikan kualitas pendidikan SBM ITB seperti sedia kala, sebelum adanya konflik.

Selain itu, meminta Rektor ITB membuat aturan untuk menganulir peraturan yang baru dibuat, agar kembali mengacu pada kebijakan sebelumnya sehingga SBM ITB memiliki hak swakelola. 

FOM SBM ITB juga meminta MWA membentuk tim khusus yang terdiri dari MWA ITB, senat akademik, dan SBM ITB. Bahkan jika diperlukan, menambahkan perwakilan dari masyarakat atau orang tua mahasiswa, untuk melakukan evaluasi kebijakan pengelolaan pendidikan di SBM ITB.

FOM SBM ITB juga mengaku telah berupaya untuk menemui pihak rektorat ITB untuk menyampaikan aspirasi mereka, tetapi belum membuahkan hasil positif.

Halaman:
Reporter: Ashri Fadilla
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement