Kapolri Perintahkan Petugas Kawal Demonstrasi Mahasiswa secara Humanis

Agustiyanti
11 April 2022, 06:30
demo mahasiswa, demo 11 april, demo
ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) berharap, kegiatan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa hari ini mampu menghormati kekhusyukan umat Islam yang sedang menjalankan puasa.

Aliansi BEM Seluruh Indonesia akan menggelar aksi demonstrasi hari ini di depan gedung DPR/MPR. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran kepolisian yang akan mengawal demo 11 April ini untuk melakukan pengawalan dan pengamanan dengan pendekatan humanis.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota dan para mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasinya hari ini,menjaga kesucian Ramadan. "Polri memberikan dan menjamin setiap warga negara untuk untuk menyampaikan aspirasinya atau memberikan ruang demokrasi. Pendekatan humanis harus terus dilaksanakan dalam mengawal aksi demonstrasi," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari Antara, Senin (11/4).

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri dalam kegiatan video konferensi bersama seluruh jajaran kepolisian, baik dari tingkat Mabes Polri, polda dan polres jajaran. Dalam video konferensi tersebut, mantan Kabareskrim Polri itu menyatakan komitmen lembaganya  dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Ia mengatakan, Polri berpegang teguh pada UUD 1945 maupun undang-undang yang mengatur soal kebebasan berpendapat dan berekspresi yang merupakan bagian dari HAM sehingga diberikan perlindungan secara universal (umum). Namun, ia juga menegaskan, aparat kepolisian tetap akan menjalankan tugasnya dalam memberikan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sigit pun berharap, kegiatan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa hari ini mampu menghormati kekhusyukan umat Islam yang sedang menjalankan puasa. Adapun untuk menciptakan situasi  yang tetap kondusif, Sigit mengimbau, personel kepolisian maupun peserta aksi untuk mengantisipasi adanya penumpang gelap atau oknum yang berusaha menunggangi demonstrasi tersebut.

"Sehingga penyampaian pesan ini betul-betul tersampaikan dengan jernih tidak ada noise. Dengan begitu, para pengambil keputusan, pemangku kebijakan, mendengarkan dengan jelas, kemudian segera bisa ditindaklanjuti pesan tersebut," kata Sigit.

Sigit juga menegaskan, kepolisian akan menindak siapapun pihak yang mencoba memanfaatkan demonstrasi tersebut demi mengambil keuntungan untuk kepentingan segelintir kelompok. ia menginstruksikan kepada jajaran, agar melakukan penegakan hukum terhadap kelompok yang menunggangi aksi mahasiswa yang memicu aksi anarkis. Mereka tidak hanya akan diproses di lapangan, tetapi ditelusuri sampai ke tingkat atas, diusut sampai tuntas.

"Karena Polri ingin gerakan mahasiswa betul-betul berjalan aman, tertib dan aspirasinya tersampaikan," kata Sigit.

Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI berencana menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4). Lokasi demo ini pindah dari rencana sebelumnya yang akan digelar di Istana Negara.

Ada enam poin tuntutan yang akan disampaikan mahasiswa dalam unjuk rasa tersebut. Salah satunya soal isu perpanjangan masa jabatan presiden maupun penundaan Pemilu 2024. Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar kawasan Istana Negara, Monas dan DPR RI.

Freedom House mencatat, kebebasan di Indonesia, khususnya pada era Joko Widodo semakin menurun. Pada 2020, skor kebebasan Indonesia sebesar 61 dari 100, turun 1 poin dari tahun sebelumnya. Indonesia masuk dalam kategori setengah bebas. 

Freedom House memberikan catatan terhadap sejumlah kejadian pada 2019. Kelompok mahasiswa mengadakan unjuk rasa terhadap usulan revisi KUHP dan UU KPK pada September 2019. Namun, aksi demonstrasi tersebut berakhir dengan bentrok antara pengunjuk rasan dan pihak kepolisian. Terdapat korban yang menderita luka-luka hingga kematian.

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...