Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa Bali Sampai 23 Mei 2022

Amelia Yesidora
9 Mei 2022, 19:37
Pengunjung berjalan di depan gerai salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022). Ketua UmumÊHimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo)ÊBudihardjo Iduansjah mengatakanÊoptimistis penjualan di sektor ritel menga
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Pengunjung berjalan di depan gerai salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Perlakuan Pembatasan Pergerakan Manusia (PPKM) di luar Jawa Bali akan diperpanjang selama dua minggu. PPKM ini akan dimulai dari 10 Mei hingga 23 Mei 2022 pada 386 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali.

“PPKM di luar Jawa akan diperpanjang selama dua minggu ke depan. Arahan Bapak Presiden, PPKM akan terus diperpanjang, dan ini diperpanjang dua minggu,” kata Airlangga dalam konferensi pers yang dilaksanakan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/5) siang. 

Dalam periode PPKM kali ini, tidak ada lagi daerah yang berstatus level empat. Selain itu, level PPKM beberapa daerah sudah menurun. PPKM level satu akan diterapkan pada 88 kabupaten/kota, dari periode sebelumnya yakni 131 kabupaten/kota. Kemudian, PPKM level dua berlaku pada 276 kabupaten/kota dari sebelumnya 216 kabupaten/kota.

Paling tinggi, PPKM level tiga akan diterapkan pada sebanyak 22 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali. Angka ini menurun dari periode sebelumnya sebanyak 39 kabupaten/kota. 

Airlangga juga memaparkan adanya peningkatan yang baik dari angka reproduksi kasus efektif (Rt) di Tanah Air, yakni di angka 0,997. Angka ini berada di bawah 1, yang berarti laju penularan masih terkendali. 

Nilai Rt tertinggi di luar Jawa-Bali berada di Sumatera, di mana nilai Rtnya masih tetap di angka 1. Disusul dengan Papua, Nusa Tenggara, dan Kalimantan dengan nilai Rt 0,99. Kemudian, nilai Rt di Sulawesi senilai 0,98 dan Maluku 0,97. 

“Artinya di luar Jawa-Bali kasusnya semua landai, dan yang tertinggi di Lampung. Namun, konversi RS maupun isolasi relatif seluruhnya rendah,” jelas Airlangga. 

Reporter: Amelia Yesidora

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...