Melonjak Dua Kali Lipat, Kasus Covid-19 RI Bertambah 3.361 Orang

Ameidyo Daud Nasution
12 Juli 2022, 17:49
covid-19, virus corona, jakarta
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/YU
Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga kepada warga di RPTRA Rusun Benhil, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Kasus baru Covid-19 di Indonesia kembali melejit usai melandai pada awal pekan. Pemerintah melaporkan pasien corona RI bertambah 3.361 pada Selasa (12/7), meroket hampir 100% dari 1.681 pada Senin (11/7).

Kasus baru hari ini diperoleh dari pemeriksaan terhadap 72.360 orang. Ini berarti rasio positif yang didapatkan mencapai 4,64%.

Lonjakan kasus baru hari ini masih dipicu kenaikan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kasus di ibu kota bertambah 1.594 orang, naik 96,3% dari kemarin yakni 812 pasien baru.

Berikutnya adalah Jawa Barat yang melaporkan 728 pasien baru, naik 137,9% dari kemarin. Banten berada di posisi ketiga dengan 393 kasus, meningkat 57,8% dari kemarin.

Jawa Timur berada di posisi keempat dengan 279 kasus, naik 184,6% dari kemarin. Sedangkan Bali berada di peringkat kelima dengan 125 kasus, bertambah 68,9% dari kemarin.

Angka kematian pasien Covid-19 juga bertambah delapan orang. Sebanyak empat orang berasal dari DKI Jakarta, dua berasal dari Jawa Barat, sedangkan satu orang berasal dari Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.

Angka kesembuhan juga bertambah 1.780 orang hari ini. Terbanyak berasal dari DKI Jakarta yang melaporkan 716 pasien telah dinyatakan negatif corona.

Pemerintah juga melaporkan kasus aktif Covid-19 bertambah 1.573 menjadi 21.916 orang. Selain itu ada pula 5.340 orang yang saat ini berstatus suspek SARS-CoV-2.

Pemerintah juga akan mewajibkan pemberian vaksin dosis penguat alias booster demi mencegah kenaikan Covid-19. Bahkan syarat tersebut akan berlaku di kendaraan publik, mal, hingga hotel.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan vaksinasi dosis penguat diperlukan guna melindungi masyarakat dari sakit berat akibat Covid-19. Selain itu kebijakan ini diambil untuk meningkatkan angka vaksinasi booster yang masih rendah.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...