Jokowi Ungkap Isi Pertemuan dengan Megawati di Batutulis: Bahas 2024

Andi M. Arief
10 Oktober 2022, 14:01
jokowi, megawati, pdip
Antara
Presiden Joko Widodo saat bertemu Megawati Soekarnoputri di Istana Batutulis, Bogor, Sabtu (8/10). Foto: Antara.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor pada Sabtu (8/10). Kepala Negara mengatakan pertemuan tersebut membahas beberapa hal mulai dari ekonomi hingga politik jelang 2024.

Jokowi menilai stabilitas politik dan keamanan domestik saat ini menjadi penting. Pasalnya, kedua hal tersebut memiliki korelasi langsung dengan stabilitas ekonomi.

"Jangan sampai menjelang Pemilu 2024 ada persoalan besar dalam ekonomi global dan ekonomi kita ikut terganggu. Itu yang kita tak kehendaki, sehingga saya intens berbicara dengan ketua partai politik," kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (10/10).

Jokowi mengatakan situasi ekonomi global saat ini tidak pasti dan sulit diprediksi. Sementara itu, stabilitas keamanan atau kepastian hukum memiliki korelasi yang kuat dengan kepercayaan investor dalam berinvestasi.

Selain itu, Presiden Jokowi mengatakan tujuan lain dalam pertemuan Batu Tulis adalah persiapan dalam menghadapi Pemilu 2024. "Kami nggak mungkin tutupi itu," kata Jokowi. Meski demikian, Presiden tak menjelaskan detail persoalan yang dibahas.

Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan pertemuan tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh Presiden Jokowi dan Megawati untuk membicarakan siapa penerus Jokowi untuk Pemilu 2024.

Selama ini Batutulis memiliki sejarah dalam penetapan calon presiden dari PDIP. Pada pemilihan presiden 2009 duet Megawati dan Prabowo Subianto juga bermula dari pembicaraan di Batutulis.

Menurut Bawono, pertemuan di Batu Tulis dapat dilihat sebagai bagian dari komunikasi politik kedua tokoh untuk mencapai titik kesamaan mengenai siapa bakal calon presiden yang akan diusung PDI Perjuangan. Bawono menilai dukungan dari akar rumput PDIP sejauh ini mengarah ke Ganjar Pranowo.

Selain pembicaraan mengenai siapa yang akan diusung sebagai capres, Buwono melihat pertemuan Jokowi dan Mega sangat mungkin membicarakan partai politik yang akan digandeng sebagai mitra koalisi. Koalisi itu tidak hanya untuk capres 2024 tetapi juga kelanjutan koalisi pemerintahan Jokowi.  

“Apalagi saat ini salah satu partai di koalisi pemerintahan Partai NasDem telah melakukan deklarasi bakal calon presiden,” ujar Bawono.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...