Lengkapi Alat Kesehatan di Daerah, Kemenkes Siapkan Rp30 T Hingga 2027

Andi M. Arief
14 Desember 2022, 21:07
alat kesehatan, dokter spesialis, kemenkes, budi gunadi sadikin
ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom.
Pekerja memproduksi alat-alat kesehatan dalam negeri saat kunjungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di DV Medika, Kawasan Industri Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (27/8/2022).

Pemerintah berencana melengkapi infrastruktur dan alat kesehatan di daerah sebagai bagian dari upaya peningkatan dan pemerataan dokter spesialis di daerah selama lima tahun ke depan. Untuk itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan anggaran Rp 30 triliun hingga 2027.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan program pelengkapan tersebut telah dimulai sejak tahun ini dan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional. Menurutnya, program tersebut akan dilanjutkan pada 2023 dengan sumber anggaran Kemenkes.

"Pokoknya selama 5 tahun sampai 2027 kami menyiapkan Rp 30 triliun untuk melengkapi alat kesehatan di daerah," kata Budi kepada Katadata.co.id, Rabu (14/12).

Artinya, rata-rata anggaran yang dikucurkan untuk menyiapkan alat kesehatan di daerah adalah Rp 6 triliun per tahun. Budi mengatakan program perlengkapan alat kesehatan di daerah pada 2023 sedang disiapkan bersama Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia atau IDI menyatakan ada enam alasan dokter spesialis di dalam negeri enggan bertugas di daerah. Salah satu alasan tersebut adalah minimnya alas kesehatan di di rumah sakit umum daerah atau RSUD.

Alhasil, masih ada RSUD yang tidak memiliki tujuh jenis dokter spesialis, yakni dokter spesialis anak, obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, saraf atau neurologis, anestesi, radiologi, dan patologi klinik. IDI mendata total RSUD yang belum memiliki tujuh jenis dokter spesialis pada 2020 mencapai 296 unit atau 41,58% dari total RSUD.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...